Senin, 16 Februari 2015

Kamu Pilih Yang Mana?

Gambar diambil dari sini
Kalo emak-emak jaman agak lampau/yang eksis di tahun 90an kayaknya masih sempat ngonangin lagu ini deh *liriknya seperti yang ada dijudul*. Kalau ga salah itu lagu dangdut hehehe... tapi siapa nama penyanyinya saya lupa (baca: tidak tahu). Nah, lirik ini agak pas dengan pertanyaan yang terlintas dipikiran saya saat ini mengenai buanyaaaknya medsos bergentayangan...

Akhir-akhir ini saya baru menyadari ada begitu banyak medsos yang terpampang nyata di sekeliling kita. Sebut saja yang paling populer *untuk saya* yaitu Facebook atau biasa disingkat fb. Medsos ini pertama kali saya kenal di pertengahan tahun 2011 dan menjadi satu-satunya medsos andalan saya. Meski kemudian bermunculan model medsos lain, tetapi saya masih tidak bergeming dari fb. Ga tau kenapa, tapi dari beberapa medsos yang mulai saya kenal seperti BBM, whatsapp, path, instagram, google+, twitter dll, saya masih merasa sangat nyaman menggunakan fb untuk bertukar sapa dengan sahabat lama dan gebetan lama *mulai ngawur*.

Meskipun fb masih menjadi saya idolakan, tetapi saya mulai ikut-ikut tren, yaitu dengan mulai buat akun di beberapa medsos selain fb. Terhitung sampai saat ini telah membuat 6 akun di medsos-medsos tersebut. Sebenarnya bukan untuk gaya-gayaan, karena saya memang ingin membuka pertautan dengan teman melalui dunia maya seluas-luasnya, untuk tujuan bisnis tentunya heheheh ... . Tapi, apa dasar saya saja yang katrok ataukah kudet, saya kok belum merasakan manfaat maksimal dari kesemua akun yang saya miliki tersebut hehehe...

Jadi saya masih gagal paham dengan alasan pemilihan diantara berbagai medsos tersebut dan bagaimana memanfaatkannya secara maksimal. Berhubung saya tidak tahan dalam kebodohan *penyakit songongnya kumat, maafkeun ya...* maka saya cari-cari referensi. Dan dari hasil penerawangan saya melalui berbagai tulisan, menyatakan bahwa media sosial sangat ampuh sebagai media promosi atau upaya penguatan branding *mungkin semacam pencitraan*. 

Pemilihan media sosial disesuaikan dengan kebutuhan, misal untuk marketing B2B (business to business) maka lebih pas menggunakan linkedln, facebook, ziggs, dll. Sedangkan kebutuhan promosi bisnis B2C (business to costumer) lebih sesuai menggunakan twitter, facebook, youtube, Digg, StumbleUpon dll. 

Banyak dan sedikitnya kepemilikan akun suatu media sosial sangat dipengaruhi oleh kebutuhan pengguna, tujuan dan kemampuan mengelola akun media sosial tersebut. Semakin banyak akun media sosial tentu saja membutuhkan semakin banyak pula waktu, tenaga dan pikiran untuk mengelolanya. Jadi jika menggunakan banyak akun media sosial untuk sekedar gaya-gayaan kok kayaknya kebangetan banget ya, kayak ga ada kerjaan lain ajah...

Ah, mulai sekarang harus belajar pintar memilah dan memilih media sosial untuk meningkatkan produktivitas. Bagaimana dengan cerita teman-teman? Boleh dong sharing cerita tentang media sosial di komentar ... :)

Referensi:
http://kerjayuk.com/inspiration/tips-memilih-social-media-yang-tepat-untuk-bisnis-anda-bagian-1
http://edward33.tumblr.com/post/17598090782/memilih-media-sosial-yang-tepat-bagi-bisnis


Tidak ada komentar:

Posting Komentar