Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Teknologi Informasi

Desain jadi Gampang dengan Canva

Emak-emak macam saya ini sering dibuat galau kalau harus berurusan dengan teknologi. Padahal di sisi lain, saya juga tidak ingin ketinggalan teknologi. Rasanya puas jika bisa menaklukkan sebuah teknologi, apalagi yang dapat membantu aktivitas dan menunjang hobi. Untuk urusan desain grafis, selama ini saya hanya bisa ngiler membayangkan kapan saya bisa mahir menggunakan software desain grafis yang ada itu. Tapi sekarang saya sudah menemukan jodoh saya hehehe. Sebagai pemula dan masih suka gaptek dengan teknologi, saya menemukan software desain grafis yang pas buat saya. Jodoh saya itu yaitu... Canva.com . Yup, software untuk desain grafis ini dapat secara gratis kita gunakan *cucok banget kan. Cara pengunaannya pun sangat mudah, bahkan untuk yang sangat pemula sekalipun, dengan step by step tersedia di web tersebut. Dan satu lagi, untuk menggunakan software ini kita tidak perlu menginstallnya di komputer kita, karena dapat diakses melalui internet. Ah, nikmat mana lagi yang kamu d...

Tenang Berbelanja Online

Siapa sih yang meragukan hasrat belanja kaum hawa? Saya rasa semua percaya bahwa hampir semua kaum penyuka keindahan ini sangat senang berbelanja. Tak heran banyak kemudahan dan kelebihan yang ditawarkan oleh toko online maupun konvensional. Mulai dari tampilan toko, harga yang menarik, berbagai macam produk yang ciamik serta kemudahan transaksi. Semakin sempitnya waktu untuk shopping membuat para perempuan memilih berbelanja online. Karena apa? Tentu saja agar lebih fleksibel menyesuaikan dengan waktu longgar mereka. Tapi berbelanja online bukan aktivitas yang tanpa resiko loh, karena di luar sana berkeliaran penjahat dunia maya. Serem kan?! Saya juga sering maju mundur cantik kalau ingin belanja lewat online shop .  Sehingga dibutuhkan semacam garansi untuk memastikan bahwa penjual yang kita ajak bertransaksi itu jujur dan amanah. Tapi beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan informasi dari teman blogger bahwa ada media iklan  toko online yang dapat dipercaya, namany...

Kamu Pilih Yang Mana?

Gambar diambil dari sini Kalo emak-emak jaman agak lampau/yang eksis di tahun 90an kayaknya masih sempat   ngonangin   lagu ini deh *liriknya seperti yang ada dijudul*. Kalau ga salah itu lagu dangdut hehehe... tapi siapa nama penyanyinya saya lupa (baca: tidak tahu). Nah, lirik ini agak pas dengan pertanyaan yang terlintas dipikiran saya saat ini mengenai buanyaaaknya medsos bergentayangan... Akhir-akhir ini saya baru menyadari ada begitu banyak medsos yang terpampang nyata di sekeliling kita. Sebut saja yang paling populer *untuk saya* yaitu Facebook atau biasa disingkat fb. Medsos ini pertama kali saya kenal di pertengahan tahun 2011 dan menjadi satu-satunya medsos andalan saya. Meski kemudian bermunculan model medsos lain, tetapi saya masih tidak bergeming dari fb. Ga tau kenapa, tapi dari beberapa medsos yang mulai saya kenal seperti BBM, whatsapp, path, instagram, google+, twitter dll, saya masih merasa sangat nyaman menggunakan fb untuk bertukar sapa dengan sah...

Sebuah Paradox, Kemajuan TI dan Peningkatan Peluang Terjadinya Kejahatan

Sebuah Paradox, Kemajuan TI dan Peningkatan Peluang Terjadinya Kejahatan Seperti dua belah mata pisau, kemajuan Teknologi Informasi dapat membawa kemajuan peradaban tapi disisi lain juga membawa dampak terhadap meningkatnya tingkat kerawanan dan kejahatan khususnya dari dunia maya. Seperti yang diberitakan akhir-akhir ini bahwa kejahatan di dunia maya meningkat 4 kali lipat dari tahun sebelumnya dan berada di urutan kedua setelah kejahatan narkoba. Tingkat kejahatan dalam dunia maya dari yang berupa penghinaan, pelecehan, penipuan sampai dengan penculikan, perkosaan dan pembunuhan. Kemudahan dalam menjangkau dan menggunakan Teknologi Informasi dalam hal ini khususnya internet menjadi salah satu pintu maraknya kejahatan di dunia maya tersebut.

Open Source Software untuk Indonesia

Open Source Software untuk Indonesia Pemerintah dalam hal ini Kementrian Riset dan Teknologi (Kemenristek) sepertinya sedang gencar mendukung program pengembangan dan penggunaan Open Source Software (OSS) untuk dapat diterapkan dalam pengembangan sistem informasi yang ada di Indonesia khususnya untuk instansi baik di pusat maupun daerah, sehingga menargetkan 2 tahun kedepan sejumlah 500 pemerintah daerah (pemda) menggunakan sistem teknologi informasi berbasis open source . Sebagaimana yang telah diketahui bahwa belum lama ini juga telah digelar Indonesia Creative Open Source Software 2013 (ICroSS 2013), yang bertujuan memperluas wawasan bagi industri maupun regulator untuk lebih terlibat dalam rangka menumbuhkembangkan industri berbasis teknologi OSS, sekaligus membuka wawasan bagi industri dan regulator untuk mengkaji dan memahami tantangan penerapan OSS. Hal tersebut semakin memperkuat dorongan dalam menggunakan teknologi OSS untuk pengembangan sistem informasi diIndonesia. ...