Cerita ini terjadi saat saya kuliah. Waktu itu mukena parasit mulai ngetrend . Pas juga seorang teman menawari saya sebuah mukena . Karena tertarik dan juga bisa digunakan untuk gonta-ganti maka saya ikut memesan mukena berbahan parasit tersebut. Selang beberapa minggu, mukena yang ternyata harus nunggu proses jahit itu sampai juga di tangan. Dan saya baru pertama kali itu bisa melihat dan memegang langsung mukena yang saat itu sedang sering menjadi pembicaraan. Yang katanya praktis, ringan dan enak dibawa-bawa. Eh tetapi saya kok justru merasa ada yang kurang dengan mukena baru saya itu. Saya raba ... benar ini berbahan parasit, terasa kresek-kresek dan agak kasar. Memang terasa ringan, tetapi kok tipis dan menerawang. Bagaimana saya akan sholat kalau begini? Wah pasti akan sangat ribet, karena saya harus melapisi mukena itu dengan baju dan rok panjang beserta jilbabnya supaya aurot saya selama sholat tidak terlihat. Saat untuk bepergian atau jalan-jalan mungkin enak,...