Sudah sejak lama saya tertarik dengan buku-buku nonfiksi. Lebih khusus lagi adalah buku-buku yang membahas tentang proses pengembangan diri, mencintai diri sendiri dan berbagai petunjuk mencapai ketenangan dan kebahagiaan dalam hidup. Ya, semua orang di dunia ini juga pasti ingin bermuara pada kebahagiaan, kan? Dari sekian banyak buku yang membagikan petunjuk kebahagiaan, salah satunya adalah buku Ajaran Bahagia dari Jawa. Buku ini sudah masuk radar saya karena sejak awal tahun berseliweran di beranda media sosial. Awalnya saya masih ragu untuk membelinya, dengan berbagai alasan yang menyertai. Ya, in this economy kadang membuat saya berpikir ulang untuk menambah koleksi buku. Walaupun pada akhirnya saya tetap berhasil memiliki buku ini di sebuah pameran buku di tempat tinggal saya, Jogja. Tentu saja saya membeli buku ini bukan hanya karena sentiment kedaerahan, karena penulisnya berasal dari daerah yang sama dengan saya. Kendatipun demikian, tetap tidak bisa dipungkiri sebagai ...