Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

e-Faktur bagian 1

Tanggal 1 Juli 2015 ini, bagi wajib pajak pasti mengetahui bahwa penerbitan faktur dilakukan secara elektronik atau lebih dikenal sebagai e-Faktur. Saya merupakan salah satu dari sebagian banyak wajib pajak satu yang ikut dibuat "repot" dengan perubahan ini. Yah, siapa sih yang tidak shock dengan adanya suatu perubahan?  Perubahan dari pembuatan/penerbitan faktur secara manual dan kini berganti menjadi elektronik dan menggunakan fasilitas jaringan internet memaksa kita sedikit melek teknologi. Karena harus berakrab-akrab dengan komputer dan internet itu tadi.  Proses awal kita dapat menerbitkan e-Faktur adalah dengan meminta tanda tangan elektronik ( sertifikat elektronik ). Dan sempat membuat heboh, karena konon katanya  sertifikat elektronik  ini harus diurus paling lambat tanggal 30Juni 2015. Waduh, tinggal sehari lagi nih. Begitu pikir saya waktu itu. Lalu, apa jadinya jika saya terlambat mengurus sampai setelah tanggal yang ditetapkan tersebut. Saya iseng ...

Review Buku Rahasia Hati Suami

Buku ini adalah hadiah pertama saya saat menang GA yang diadakan oleh Mbak Rina dari LovRinz. Senang bukan kepalang tentunya, terima kasih banyak mbak :). Tetapi saya harus mengucapkan banyak maaf, karena baru saat ini dapat melakukan review terhadap buku yang sebenarnya ketika datang langsung saya lahap.  Menatap kaver buku ini, terbersit di pikiran saya bahwa saya akan menemukan banyak sisi suami yang tersembunyi hehehe. Karena seperti kita tahu, sosok suami dalam hal ini laki-laki, tidak seterbuka kaum perempuan. Tidak se-ekspresif para istri, yang dapat dengan mudah mengutarakan maksud hati dan unek-unek. :) Judul buku: Rahasia Hati Suami Penulis: Safar Ubaknomminakbai Penerbit: LovRinz Publishing Genre: NonFiksi Motivasi Jumlah halaman: xxiv + 296 halaman Tahun terbit: 2015 ISBN: 978-602-72035-6-3 Gambar diambil di sini Membaca buku ini, seolah mendengarkan cerita seorang teman mengenai isi hatinya. Ya, Safar Ubaknomminakbai bercerita dengan tutur kata seo...

Belajar bahasa ibu … Bahasa Jawa

Saya tinggal di Yogya, membesarkan dan mendidik anak-anak juga di kota ini. Kota Yogya masih berada di wilayah Jawa Tengah . Jadi, sudah barang tentu, bahasa ibu yang digunakan adalah Bahasa Jawa . Itu sudah harga mati, tidak boleh ditawar! Kecuali kita menginginkan anak cucu kelak tidak mengenal lagi bahasa ibunya (Bahasa Jawa). Saya bukan ibu yang baik sebenarnya, terutama dalam memperkenalkan bahasa ibu kepada anak-anak saya. Ada banyak alasan saya untuk itu *hhh… terlalu banyak alasan, atau memang sengaja ngeles. Hehehe, tetapi tentu saja saya tetap ingin memperbaiki keadaan, sekaligus juga dipaksa oleh keadaan untuk dapat mengajari anak-anak berbicara dan mengerti Bahasa Jawa *iya, karena pelajaran Bahasa Jawa ada di mapel sekolah dasar hehehe … Oke, ternyata di tengah masa saling belajar itu, saya menemukan kejanggalan … Apakah itu? Ternyata eh ternyata, kosakata Bahasa Jawa sudah merupakan hal yang merepotkan untuk dapat mempelajari bahasa tersebut. Banyak sekali kata-ka...

Curhat sebentar. Boleh ya ...

Sudah berapa hari ya, blog ini tidak saya rapikan, bersihkan? Kok mulai berdebu. Hmmm ... lama atau sebentar tergantung sih, tapi saya yang baru memulai menulis dan berani menyebut diri blogger ini agak malu juga kalau sebentar saja tidak ngutak-atik isi blog. Apalagi ini sudah 2 minggu. Whatt? Cepat sekali rasanya waktu berlalu. Kayaknya baru kemarin saya mengisi blog dengan tulisan untuk kompetesi dengan DL bulan Mei. Alhamdulillah, dari kompetisi itu ada yang nyangkut dan dapat hadiah. Alhamdulillah Ya Allah ...E lha tapi kok sudah masuk bulan Juni aja. Dua minggu, yah sepertinya 2 minggu saya absen tidak membuka laptop. Iya, saya tidak membuka laptop! Dan gadget smartphone saya juga tidak bersahabat dengan saya dua minggu terakhir ini. Sehingga banyak info dan deadline kompetisi menulis terlewatkan. ah, tapi tidak mengapa. Disesali juga malah semakin membuang energi.  Jadi, saya mulai kemasi sampah yang berserakan, saya buang ke tempat sampah sebelum saya pilah dulu tentuny...