Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2015

[EF#13] Badminton or Aerobic?

What kind of sport do I prefer to stay healthy? Hmmm … it’s interesting. BEC always make me smile when I read their challenges every weeks. The challenges burn my mind and refreshing my day. Yeay! Ok it’s enough making BEC 's team blushing hehehe. Back to the topic, actually I like sport eventhough I am not discipline enough in it *errrr … somebody please help me out of that undisciplined manner. It’s mean sometimes yes sometimes, I do sport and enjoy that activities. There are few kind of sport that I rarely do together with my family, like bicycling around the village enjoying the sunrise moment or sometimes I prefer playing badminton with my sons and the other times I choose to do aerobic. Which one that I like among them? Hmmm that's all interesting and make my day. But actually I like aerobic better than others hehehe. Why? Oh yes, because aerobic can make me moving and relaxing of course. The music that escort until the aerobic is so relaxing. Slow music and...

Kamulah Jawaban Doaku

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Suamiku ... Ternyata sudah 10 tahun kita menjalani hari-hari bersama dalam naungan pernikahan. Pertemuan yang tidak pernah aku sangka sebelumnya. Pernikahan yang tidak pernah terbayang sebelumnya. Suka duka kita jalani bersama, meskipun sebenarnya aku merasa lebih banyak sukanya ketimbang dukanya. Apakah kau juga merasa demikian? Suamiku ... Setelah sekian lama berada di sampingmu, mempelajari tabiatmu, mengerti kebiasaanmu dan belajar mencintai apa-apa yang kaucintai, menyadarkanku bahwa telah banyak hal yang aku pelajari dari dirimu. Banyak pengertian yang kurangkum dalam setiap perbuatan dan perkataanmu. Bahwa cinta tidak mengenal kata benci, bahwa mencintai berarti mengajaknya memperbaiki diri, bahwa mencintai orang lain setulus hati bukan sekedar empati melainkan perwujudan kecintaan pada Ilahi.  Suamiku ... Meski terkadang kerasnya tabiatmu membuatku sesak dan tak bisa bergerak, tetapi tabiatmu itulah yang telah menggiringku...

Cihuiiii tulisanku dimuat!

Tanggal 21 Maret 2015 adalah hari yang sangat bersejarah bagi saya hehehe. Bukan apa-apa, hanya saja hari itu terjadi peristiwa yang membuat hati saya berbunga-bunga hihihi. Langsung saya ceritakan saja ya, jadi di hari itu tepatnya pada pukul 10.00 WIB terdengar suara motor berhenti di halaman rumah saya. Ketika saya melongok dari jendela di ruang tamu, ternyata yang datang adalah pak pos. Pak pos memang cukup sering menyambangi rumah kami. Karena selain saya, anak-anak juga gemar mengirimkan hasil karyanya ke majalah-majalah. Selain itu pak pos juga sering datang untuk mengantarkan surat-surat yang terkirim untuk salah satu anggota keluarga di rumah. Jadi kedatangan pak pos hari itu tidak terlalu menjadi moment spesial bagi saya. "Oooo pak pos datang, mau ngater apa lagi nih pak pos?" Ketika saya hendak berhambur keluar, terdengar suara suami saya yang ternyata lebih dulu keluar rumah menemui pak pos. "Di sini benar ada yang namanya Dian? Dian Maretha?" ...

Gara-gara Panik (Dimuat di Solopos)

Tulisan ini saya kirimkan ke koran Solopos, dan Alhamdulillah saya dapat honor dari tulisan saya ini hehehe ... . Monggo yang ingin membaca tulisan aslinya yang saya kirim ke Solopos sekitar sebulan yang lalu. Lady Cempluk baru beberapa hari ini bisa mengendarai mobil. Meskipun begitu Lady Cempluk sudah cukup lancar dalam mengendarainya. Dan untuk lebih memantapkan kelincahannya dalam berkendara roda empat, maka Lady Cempluk harus mengantar jemput anak-anak ke sekolah dengan menggunakan mobil. Mobil yang biasa digunakan oleh Lady Cempluk memang mobil yang sudah cukup tua umurnya, tetapi Lady Cempluk sangat suka mengendarainya karena body mobilnya yang lumayan imut dan pas untuk ukuran tubuh Lady Cempluk yang tak kalah imut itu. Pagi itu mulailah Lady Cempluk dalam latihan pemantapannya, yaitu mengantar anak-anak ke sekolah. Jarak rumah yang ditinggali Lady Cempluk dan suami ke sekolah anak-anak kurang lebih 3 km. Dan karena rute yang dilalui masih berada di dalam lingkung...

[EF#12] My Motorcycle is My Hero

Tell a story about means of transportation make me realize that I have a hero. Yes, this hero which always help me go here and there whenever I want, never complain hehehe ... . And that is my motorcycle. Since i got the license of driving, I usually go by motorcycle. I can imagine if I can't ride the motorcycle, may be I will get a lot of difficulties. Cause in this fast era, we will get more lost if we can't move faster, do you agree? Why I use motorcycle, how about another means of transpportation? Actually I used public transportation like bus to help me go to some places. But, I had a lot of bad experiences on it hehehe ... . Yes, at that time when I didn't have a driving license, bus is the only one means of transportation that I choose. I had to choose it, and happy with it even it often disappointed me. Let me tell you first about my bad stories with public transportation. What do you feel, when you go alone and sadly the passenger is only you and the driver...

[EF#10] My Favourite Indonesian Foods

This challenge almost make me confuse to share what kind of Indonesian food that i like so much. Cause i have more than one Indonesian favourite food. There so much kind of food and complete of taste. Start from the sweety one until the spicy one available in Indonesian food. So i will share what kind of that food that i like hehehe .. Gudeg  di sini 1. Gudeg. Yup this is special food and original from Jogjakarta. Actually I don't really like sweet meal, but his sweety and tasty food like melt in my mouth, and hmmm yummy. But i just like gudeg which called Gudeg Yu Djum hehehe. Swear! I am not in promotion now. Just wanna say that in my mouth this gudeg taste really good. Perfect! Hehehe, it is sweet enough for me.   2. Gado-gado especially gado-gado Jakarta. In my town, Jogjakarta, I have a special stall which sell gado-gado Jakarta and the taste is really-really good. That stall location is beside Sardjito hospital, in the parking area in the north of the ...

Nikah Yuk!

Ngomongin tentang nikah itu sering menimbulkan rasa sensitif dalam hati, terutama di dalam hati jomblowan dan jomblowati. Dan dulu, duluuuuu sekali ketika saya masih sebagai gadis imut yang tentu masih jomblo, saya sering merasa mupeng *agak ke iri sih sebenarnya hahaha ... *, jika ada teman seumuran yang udah nikah. Rasanya kok ajib aja gitu, masih muda tapi sudah ada yang punya, halal pula hehehe ... Karena penasaran dengan apa dan bagaimana persiapan menuju pernikahan yang barokah, maka ketika kuliah dan ada seminar pra nikah saya pun ikut serta hehehehe... Dan hasilnya saya semakin ingin menikah muda hahaha... Nah lo, kenapa? Iya, karena di seminar yang disampaikan oleh Mohammad Fauzil Adzim itu, membagi cerita tentang berbagai pernikahan muda yang tetap penuh prestasi. Oke banget kan? Contohnya ga usah jauh-jauh, Bapak yang nulis buku best seller Kupinang Engkau dengan Hamdalah ini adalah salah satu contoh bukti bahwa pernikahan di usia muda tidak akan memberi dampak buruk ba...

[Suka Duka Hijabku] Jilbabmu Mempesonaku

Dari judulnya terkesan bahwa yang nulis ikhwan (alias mas-mas) yang sedang terkagum-kagum dengan kibaran jilbab seorang akhwat bukan? Eits, Anda keliru teman, yang nulis ini perempuan tulen (buktinya dah melahirkan dua anak laki-laki hehehe ...). Tapi begitulah, jilbab (begitu saya biasa menyebutnya) telah saya kenal sejak tahun 1996, tepatnya sejak saya duduk di kelas 2 SMP. *Nah mulai menghitung kan, kira-kira sekarang saya umur berapa, hehehe ...* Yah, biarpun pada masa itu jilbab belum sepopuler sekarang, tapi di sekolah saya jilbab biasa digunakan saat ada pelajaran agama, sehingga lumayan kenal lah dengan jilbab. Pada jaman saya masih remaja imut itu, saya termasuk yang kolot *itu kata orang tua saya dulu hehehe*. Iya, karena saya selalu menolak memakai baju ketat dengan lengan super pendek, apalagi yang model you can see my lek ( baju yang ga ada lengannya ituuu...), aduuuh ga banget deh. Rasanya kok kayak seluruh tubuh saya tidak tertutup baju. Betul kan saya bilang tadi, sa...

[EF#9] My Ideal Meet Up

Hello guys! Sorry I almost late to post this challenge. Cause i have sick for several days, actually until now. But, I try to complete my duties hehehe. Ok fine. Until now, i have never join a meet up yet. Not because I am not interesting with it, but as a house wife and a mother, sometimes I am not that free hehehe. you know what I mean? Yeah, the meet up often held on the holiday, and the holiday mean family time and...its mean i have to spend that day with them. Not bad at all, actually. But, if someday I have chance to meet up, I have my ideal meet up hehehe. I hope that meet up will give me a lot of benefit *hahaha don't want to lose huh*. Yeah, i like some kind of meeting which full of spirit, full of knowledge, not only full of talking nonsense *wuih sound fierce*. For example, in that meet up we not only meet and greet, but we also share our experience *actually you guys that share your great experience and i will be a good listener hehehe* May be in that meet up, I w...