Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Pasangan Berkhianat?

Pernah punya pengalaman serupa, atau mungkin mendengar curhatan saudara atau teman? Geregetan, marah, ingin memaki para pengkhianat cinta, semacam itulah efek buruknya bagi saya jika membicarakan isu populer tersebut. Hingga akhirnya lebih sering memunculkan perbuatan-perbuatan yang justru memalukan jika tidak dikendalikan. Dan menulis menjadi salah satu terapi untuk mengendalikan kemarahan ^_^. Si pelaku terlihat menjijikkan dan bagian penderita tampak menyedihkan. Lalu saya? Apa yang bisa saya lakukan? Mendengarkan, dan sesekali melontarkan kata-kata "sabar". Klise.  Bagaimana menyikapi dan menghadapi para pengkhianat cinta yang tanpa ampun mencabik-cabik harga diri pasangan sahnya?  Cih...memangnya mereka siapa? #pasang muka sinis.  Melelahkan dan akan mengganggu produktivitas jika kita kalah dalam menghadapi persoalan selingkuh diselingkuhi. Sudah diselingkuhi, ditambah merasa sedih dan terpuruk karena diselingkuhi? Rugii besar lah! Saya ingin menyika...

Sukseskah kita? (Sepertinya saya curhat, maaf)

"Selamat ya, sekarang kamu udah sukses..." Pernah mendapat komentar seperti itu dari teman. Saya sudah pernah sih...emmm meskipun kalimat itu bukan untuk saya hehehe. Mendengar itu semua saya lalu penasaran sebenarnya sukses itu apa sih. Dan saya mendapat jawaban dari seorang teman. Menurutnya sukses adalah ketika seseorang tidak lagi direpotkan masalah keuangan. Ada lagi teman yang berpendapat bahwa sukses adalah ketika apa-apa yang dilakukan mendapat ridlo Allah SWT. Pada saat itu saya berpendapat bahwa sukses seseorang tergantung dari awalannya. Yaps, awalan di mana mimpi itu dimulai. Saat seseorang mempunyai mimpi, maka disitulah awal dia akan meraih sukses, yaitu saat mimpinya tercapai. Pada saat itu, dia akan dengan bangga mengatakan bahwa dirinya sukses.  Setelah melewati beberapa periode kehidupan, lengkap dengan hiruk pikuknya saya menemukan sesuatu. Halah. Ya, kalo tadi pendapat saya mengatakan bahwa sukses tergantung mimpinya. Maka sekarang saya ingin menamb...