Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2023

Bagaimana Meringankan Tanggung Jawab Kita?

 "Anda tidak akan bisa lari dari tanggung jawab pada hari esok dengan menghindarinya pada hari ini." –Abraham Lincoln Apakah masih ada yang lari dari tanggung jawab ? Atau mungkin diantara kita yang masih sering menunda pekerjaan dan tanggung jawab? Tentu semuanya pernah melakukannya kan. Saya juga termasuk yang sering menunda pekerjaan tapi semoga tidak termasuk yang sering lari dari tanggung jawab ya hehehe. Rasanya berat saat akan melakukan pekerjaan tersebut. Entah karena alasan apa, tetapi menunda sebuah pekerjaan atau tanggung jawab seolah-olah dianggap sebagai penyelamat. Padahal menunda pekerjaan itu sama artinya kita menunda penderitaan kita. Toh akhirnya kita juga yang harus bertanggung jawab mengerjakannya, lalu kalau ditunda apakah akan berkurang bebannya, tentu tidak bukan? Justru yang ada kita akan semakin kewalahan karena tumpukan pekerjaan hasil penundaan yang selama ini kita lakukan. Sama seperti yang dikatakan Abraham Lincoln di awal, sesuatu yang menjadi ...

Berani Menjadi Lebih Baik

  “I always did something I was a little not ready to do. I think that's how you grow. When there's that moment of ‘Wow, I'm not really sure I can do this’, and you push through those moments, that's when you have a breaktrough.” —Marissa Mayer Sebuah kalimat yang mengisahkan proses dan ketakutan yang harus ditaklukkan. Seringkali kita dihadapkan pada suatu kondisi di mana kita belum benar-benar siap melakukannya, tetapi kalau tidak kita paksakan maka tidak akan ada kemajuan. Dan hal itu membuat kita nekat melakukan sesuatu yang sebenarnya kita sendiri ragu melakukannya. Saya sering mengalaminya, teman-teman pernah juga kan mengalaminya? Setelah saya ingat ternyata banyak juga momen menakutkan itu hiiii…. Coba saya ingat-ingat lagi semua hal yang membuat saya semakin bertumbuh seperti sekarang ini. Beberapa hal yang lumayan memicu adrenalin saya pada saat itu adalah: Belajar mengendarai motor Saya adalah penakut, harus saya akui itu. Saya sering kali ragu dalam mela...

Remaja dan Organisasi Sekolah. Mengapa berorganisasi semenarik itu?

 " Anak ini sepertinya nurun ibunya, narsis banget. Kalau bapak kan gak gitu, bapak kayaknya gak sukan narsis-narsis kayak gitu pake acara sibuk-sibuk ngurusin organisasi segala!" Adakah yang pernah mendengar kalimat seperti di atas?  Ataukah kita yang malah sering mengucapkannya? Ya kalimat di atas adalah sebuah kalimat yang kurang lebih ingin menunjukkan ketidaksukaan seorang bapak pada anaknya yang sekarang lebih senang berorganisasi di sekolahnya. Menurutnya itu lebih ke kegiatan narsis, saya juga tidak tau persis mengapa beliau bisa beranggapan seperti itu. Tetapi wajar beliau mengatakan itu, karena setau saya di jaman beliau sekolah hingga kuliah beliau memang tidak pernah ikut organisasi, dan saya tidak pernah menanyakan penyebab aslinya mengapa beliau tidak tertarik untuk ikut organisasi. Saya sebagai orang yang waktu kecil hingga dewasa banyak mengikuti organisasi, lebih bisa mengerti mengapa ada anak yang sangat getol berorganisasi. Awal mulanya ya hanya tertar...

Sudah Belajar Apa Saja Hari ini?

  “ Never stop learning because life never stop teaching .”— NN Banyak sekali pepatah yang membicarakan tentang pentingnya belajar. Belajarlah sejak dari buaian hingga liang lahat. Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina. Kedua kalimat tersebut kurang lebih bermakna serupa, bahwa tidak ada batasan umur untuk kita belajar. Bahkan mungkin kita beberapa kali membaca atau mendengar berita tentang orang lanjut usia yang melanjutkan pendidikan formalnya. Tidak mengherankan, karena bagi Sebagian orang belajar baik formal maupun informal, secara otodidak atau lewat guru adalah sebuah kesenangan. Hidup seakan lebih bersemangat dan kadang sampai membuat lupa dengan usia kita sebenarnya. Mungkinkah belajar juga membuat semangat selalu muda? Meski tidak semua terlihat belajar, sesungguhnya mau tidak mau semua orang belajar. Perkara bagaimana hasil belajarnya tentu saja tergantung masing-masing orang. Sejak jadi anak kita belajar bagaimana menjadi anak yang bisa menyenangkan orang tua, pun per...

Mental Load, Ibu dan Segala Penatnya.

Pernah gak teman-teman para emak-emak merasakan pikiran kemrungsung (bahasa jawa yang artinya cemas dan merasa tergesa-gesa)? Hal ini biasanya terjadi karena pekerjaan rumah tangga yang sangat banyak hingga seolah sedang berderet menunggu dituntaskan lalu yang terjadi malah bingung harus mulai dari mana. Lalu segalanya menjadi semakin runyam karena seorang ibu yang kelelahan akan dengan mudah tersulut emosi, mudah tersinggung dan mudah marah. Rasa capek yang kerap kali muncul saat menjadi istri dan ibu tentu sudah tidak diragukan lagi. Setiap hari sibuk dengan pekerjaan yang tiada habisnya. Semua tenaga ibu terkuras bahkan energi dari dalam pun ikut tersedot. Saya adalah seorang istri dan ibu dua orang anak, beberapa tahun yang lalu saya pernah bekerja di suatu instansi pendidikan. Tetapi selama menjalaninya saya merasa tidak bahagia, ada beban yang teramat besar yang saya rasakan. Pada saat sedang merintis karier tersebut, beban dan tanggung jawab saya sebagai ibu rumah tangga ...

Perjalanan self-love saya.

Menurut artikel yang saya baca, self-love bisa diartikan sebagai mencintai diri sendiri. Baik saya akan mencoba melihat diri sendiri dulu. Seberapa saya mencintai diri sendiri. Saya adalah orang yang gak enakan dan sering mengalah. Ini bukan statement dari saya ya, tetapi memang beberapa orang sering menyebut saya demikian dan saya juga menyadari hal itu. Bahkan kebiasaan mengalah saya ini sering membuat orang-orang terdekat saya sering merasa geram. Mereka juga terang-terangan mengatakan bahwa mereka tidak suka melihat saya terus-menerus mengalah, kalau tidak suka ngomong saja, begitu kata mereka. Apa yang mereka lihat memang tidak salah. Saya lebih memilih diam jika ada suatu masalah dan ini terkesan saya mengalah dan tidak melawan saat ada orang yang sedang mencurangi saya, ibaratnya begitu. Tapi saya justru berpikiran sebaliknya, saya seringkali diam saat ada orang yang mungkin sedang tidak baik kepada saya bukan karena saya mengalah, hanya saja saya menganggap menanggapi keburuk...

Rahasia! Jangan bilang-bilang ya...

Pernah gak merasa menyesal setelah menceritakan sesuatu mengenai diri kita kepada orang lain? Kalau saya sering merasa begitu. Saya adalah seorang yang lebih suka kesendirian, orang-orang jaman sekarang sering menyebutnya sebagai introvert. Dan saya memang sangat nyaman dengan kesendirian saya. Meskipun begitu saya juga bukan orang yang sama sekali tidak mau bergaul dengan orang lain. Cuma ya…selayaknya introvert pada umumnya saya sering merasa kagok dan cepat kehilangan energi saat berada di keramaian yang mengharuskan saya untuk terus “on”. Tetapi semakin bertambahnya umur tentu ada tuntutan untuk bisa berbasa-basi kan ? Nah, kondisi berbasa basi ini lama-lama beneran basi kalau menurut saya, hehehe…. Saya sampai kehabisan bahan obrolan hingga kadang sangking bingungnya mau ngomong apa, saya malah banyak membuka hal-hal yang sepertinya tidak pas untuk diceritakan. Dan ini biasanya baru saya sadari di perjalanan pulang atau ketika sampai di rumah. Saya sering berusaha mengingat ke...

Bagaimana Kabar November-mu?

Selamat datang bulan November, agak telat ya…hehehe? Tapi tak apalah dari pada tidak mengucapkan selamat datang pada bulan yang telah mengingatkan kita bahwa waktu ternyata sangat cepat berlalu. Tak terasa satu bulan lagi sudah berganti tahun. Lalu apa saja yang telah dicapai di tahun 2023 ini ? Semoga segala cita-cita dan resolusi teman-teman sudah tercapai, minimal ada yang sudah tercapai lah hehehe. Kalau saya malah memulai tahun 2023 tanpa resolusi yang pasti. Ada sih sebuah angan dan cita-cita tetapi itu terlalu berat hingga progress saya sangatlah lamban. Meskipun begitu saya menganggap apa-apa yang sejauh ini saya kerjakan harus saya syukuri. Minimal saya tidak kehilangan semangat dalam menjalani hari dan memupuknya dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Kok malu ya nulisnya hehehe. Tapi memang saya harus bersyukur bisa melewati hari dengan banyak kegiatan, tidak terlalu banyak membuang waktu dengan scroll-scroll sosial media. Sosial media saya usahakan sebagai sarana untu...