Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Teruslah Menulis

Menulis adalah Rumah Paling Nyaman

  Suami saya sudah lama tahu kalau saya suka menulis dan saya mempunyai blog pribadi. Meskipun begitu, sepertinya suami tidak pernah tahu atau belum terlalu ingin tahu seperti apa tulisan istrinya ini. Hingga akhirnya ketika akhir-akhir ini saya sering membagikan link blog saya di media sosial, sepertinya suami sempat membaca sekilas. Dan menurut pengakuannya, beliau memang baru membaca sekilas, tidak sampai tuntas, alasannya tentu saja menurutnya tulisannya cukup panjang dan dirinya tidak cukup waktu luang, saat itu. Baiklah, tidak apa-apa. Toh memang selama ini saya menulis bukan untuk beliau saja, atau mungkin memang saya menulis dan saya bahagia, itu sudah cukup. Tak berapa lama setelah saya mulai sering membagikan tulisan di media sosial, suami menanyakan sebuah hal, “Kamu nulis itu pake AI, gak?” *AI itu Artificial Intelligence , yang artinya kecerdasan buatan. Itu satu mata kuliah sendiri dulu waktu kuliah, jadi yang ingin tahu lebih lanjut apa itu AI bisa cari-cari send...

Untuk Penulis Pemula yang Sedang Berproses

  Sebagai orang yang sedang merintis di dunia penulisan kadang suka merasa bingung dalam membagi waktu. Jika dalam pelatihan menulis kita sering disuguhi pakem mutlak untuk seorang penulis yaitu terus saja menulis.Tuliskan saja sebisanya, semampunya, jelek tidak apa-apa. Yang penting nulis terus setiap hari. Tidak ada yang salah dalam hal ini. Memang untuk bisa menguasai suatu bidang kita harus terus melatihnya setiap hari dalam kurun waktu yang sangat panjang, saya kira. Tetapi yang sering luput dari semua itu adalah lalu kapan tumpukan tulisan itu menjadi lebih bermakna dan bisa memberi efek positif tidak hanya untuk penulisnya tetapi juga untuk orang lain. Bukankah salah satu impian orang yang sedang menekuni dunia literasi, khususnya penulisan, adalah karyanya dibaca orang lain. Tetapi jangankan dibaca orang lain, tulisan kita yang masih dalam bentuk tidak jelas itu juga pasti membuat kesulitan kita, penulisnya sendiri dalam memahami maksudnya. Ini pengalaman saya pribadi sih. ...

Menulis dan Mengawal Peradaban (2)

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya, Menulis dan Mengawal Peradaban (1). Tujuan tulisan ini masih sama yaitu untuk mengingatkan diri sendiri agar tidak lelah menulis. Buku adalah sebaik-baik teman saat sedang sendirian Pernah mendengar kan kalau buku adalah teman terbaik saat kita sendirian? Ataukah keberadaannya sudah digeser oleh gawai yang semakin mudah diperoleh? Mungkin kita samakan persepsi dulu, bahwa buku yang dimaksud tidak saja berupa buku fisik tetapi termasuk buku digital yang sekarang mulai dilirik oleh beberapa kalangan. Mereka tetap membaca buku hanya saja medianya tidak lagi lembaran kertas tetapi berpindah ke bentuk digital di gadget masing-masing. Apapun media yang digunakan tetaplah membaca karena bisa menjadi teman yang paling tepat saat sendirian. Dulu sewaktu masih kulaih, saya pernah mendengar nasihat dari dosen saya yang kurang lebih isinya adalah menyarankan kami untuk memiliki koleksi buku di rumah. Meskipun pada saat itu belum dibaca maka ak...

Menulis dan Mengawal Peradaban (1)

Tulisan yang saya buat untuk menjadi pengingat diri saat lupa mengapa harus menulis.  Mengawal peradaban dengan tulisan. Pagi ini mendapat pencerahan setelah sedikit meragu tentang alasan sebenarnya mengapa harus menulis. Lalu kalimat awal tadi seolah memberi jawaban, menulislah karena masa depan membutuhkan kisah bijak terdahulu. Generasi kemudian akan kesulitan belajar tentang hidup jika mereka hanya dikepung oleh sesuatu semu di genggaman mereka. Kebiasaan membaca harus selalu dihidupkan. Karena jika kelak generasi itu tak tahu ilmu dan tidak menyadari di mana letaknya maka itu kurang lebih merupakan kesalahan generasi kita. Kesalahan kita adalah kita tidak memberikan warisan ilmu itu agar dapat mereka baca dan tiru. Lalu di mana ilmu itu bisa diletakkan? Kalau kamu bukan tipe orang yang senang berinteraksi langsung dengan orang lain, maka jalan satu-satunya adalah membagi kisahmu lewat tulisan. Kisahmu adalah pengalamanmu, tetapi mereka generasi muda dapat belajar kehidupan lew...

Menjadi Mompreneur? Ya iyalah!

Mompreneur. Keren ya kedengarannya? Yup, mompreneur ini istilah yang menggambarkan seorang ibu rumah tangga yang bekerja dari rumah. Jadi maksudnya, si ibu bekerja tetapi juga mengurus semua kebutuhan rumah tangga. Dan itu dilakukan dari rumah saja, tidak perlu pergi pagi pulang petang.  Hmmm, membayangkannya saja sudah ribet apalagi menjalaninya. Ibu dengan tumpukan tanggung jawab harus bekerja di rumahnya. Apa ga bingung tuh memilah prioritas pengerjaan tugasnya? Lebih baik jangan dibayangkan deh, tetapi langsung dicoba saja. Dijamin seru. Dan lagi mompreneur ini sekarang memang lagi booming banget.  Mengapa begitu? Karena ada banyak hal yang membuat mompreneur menarik sekaligus menggiurkan untuk para ibu rumah tangga, termasuk saya. Apa saja sih alasan ibu rumah tangga memilih menjadi mompreneur? Berdasarkan pengalaman sendiri dan teman ternyata ada beberapa alasan mengapa memilih menjadi mompreneur. Apa sajakah itu?  Please check this out. 1. Keingina...

#BeraniLebih Bergerak

Mempunyai penyakit vertigo membuat saya sering memanjakan diri sendiri. Saya sangat membatasi diri agar tidak terlalu kelelahan, jangan sampai kurang tidur, ga boleh terlalu memforsir pikiran, dan harus menjauhkan beban pikiran sejauh-jauhnya. Yah, karena penyakit ini menjadi siksaan bagi penderitanya saat kambuh tiba. Bumi terasa berputar, bergoncang, dan tubuh serasa terombang-ambing tanpa tahu kapan rasa itu akan berhenti meskipun sudah muntah berkali-kali. Yah, saya mengidap vertigo sejak SD kelas 5. Meski sering kambuh tetapi saya baru tahu nama penyakit ini ketika saya sudah di bangku kelas 2 SMA. Penyakit vertigo saya dulu sering kambuh, terutama jika rasa lelah mendera atau kurang tidur serta mendapat tekanan secara secara fisik dan mental yang agak berlebihan. Dan itu menimbulkan trauma bagi saya. Ajaibnya, setelah menikah vertigo saya jadi jarang sekali kambuh. Terakhir kambuh seingat saya yaitu ketika anak kedua saya lahir. Nah, saat masa-masa repot mengurus dua...

Alhamdulillah ... menang GA (curcol saya :))

Ah, akhir-akhir ini sepertinya saya sering mendapatkan berita gembira dari jalur penulisan (baik blog maupun media cetak). Meskipun, belum banyak seperti prestasi dan karya teman-teman yang telah lebih dulu bergulat dan bergelut dengan dunia penulisan ini, tetapi saya merasa sangat beruntung. Hehehe iya, saya beruntung sekali karena berbagai penghargaan berupa diterimanya tulisan saya itu memberi kobaran semangat dalam diri saya. Seperti sebelumnya yang pernah saya ceritakan, tulisan saya dimuat di koran Solopos. Tulisannya bisa dilihat di sini . Hari ini, sebuah GA yang diadakan oleh Mbak Rina juga berbaik hati memberikan apresiasi untuk tulisan saya yang berjudul Kamulah Jawaban Doaku . Menggembirakan dan menjadi semacam embun yang menemani saya membuka lembaran hari dengan keindahan dan semangat. Menceriakan hari-hari saya dan menjadi angin segar diantara himpitan aktivitas yang kadang menguras energi dan konsentrasi.  Timbul tenggelam, kadang naik kadang turun, itulah la...

Kamulah Jawaban Doaku

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Suamiku ... Ternyata sudah 10 tahun kita menjalani hari-hari bersama dalam naungan pernikahan. Pertemuan yang tidak pernah aku sangka sebelumnya. Pernikahan yang tidak pernah terbayang sebelumnya. Suka duka kita jalani bersama, meskipun sebenarnya aku merasa lebih banyak sukanya ketimbang dukanya. Apakah kau juga merasa demikian? Suamiku ... Setelah sekian lama berada di sampingmu, mempelajari tabiatmu, mengerti kebiasaanmu dan belajar mencintai apa-apa yang kaucintai, menyadarkanku bahwa telah banyak hal yang aku pelajari dari dirimu. Banyak pengertian yang kurangkum dalam setiap perbuatan dan perkataanmu. Bahwa cinta tidak mengenal kata benci, bahwa mencintai berarti mengajaknya memperbaiki diri, bahwa mencintai orang lain setulus hati bukan sekedar empati melainkan perwujudan kecintaan pada Ilahi.  Suamiku ... Meski terkadang kerasnya tabiatmu membuatku sesak dan tak bisa bergerak, tetapi tabiatmu itulah yang telah menggiringku...

Cihuiiii tulisanku dimuat!

Tanggal 21 Maret 2015 adalah hari yang sangat bersejarah bagi saya hehehe. Bukan apa-apa, hanya saja hari itu terjadi peristiwa yang membuat hati saya berbunga-bunga hihihi. Langsung saya ceritakan saja ya, jadi di hari itu tepatnya pada pukul 10.00 WIB terdengar suara motor berhenti di halaman rumah saya. Ketika saya melongok dari jendela di ruang tamu, ternyata yang datang adalah pak pos. Pak pos memang cukup sering menyambangi rumah kami. Karena selain saya, anak-anak juga gemar mengirimkan hasil karyanya ke majalah-majalah. Selain itu pak pos juga sering datang untuk mengantarkan surat-surat yang terkirim untuk salah satu anggota keluarga di rumah. Jadi kedatangan pak pos hari itu tidak terlalu menjadi moment spesial bagi saya. "Oooo pak pos datang, mau ngater apa lagi nih pak pos?" Ketika saya hendak berhambur keluar, terdengar suara suami saya yang ternyata lebih dulu keluar rumah menemui pak pos. "Di sini benar ada yang namanya Dian? Dian Maretha?" ...

Kontes Blog 2015

Mulai gencar cari-cari info kontes-kontes blog dan penulisan. Hehehehe maklum penulis pemula dan lagi hot-hotnya pingin tau rasanya dapat menghasilkan karya yang diakui oleh orang lain hihihi… Selama ini menulis memang hanya untuk konsumsi pribadi dan suami (penggemar berat blog saya ini mah hehehe…,   entah karena kasihan atau ga tega liat blog saya …). Eits jangan sedih! Meski begitu sudah ada beberapa pengunjung yang bersedia mengunjungi blog ini, terutama saat saya mengikuti kontes-kontes blog yang bertebaran di dunia maya. Belum pernah menang sih tapi tetap semangat cari lagi yang lain. Yihaaaa!! Nah mumpung masih di penghujung awal tahun, saya mulailah perburuan saya itu. Nemu beberapa kontes blog yang hadiahnya gedhe, tapi syaratnya juga ga gampang apalagi untuk penulis pemula banget seperti saya ini hehehe… Nah dari perburuan saya dengan berselancar ke beberapa blog salah satunya di blog yangsatu ini , inilah hasil buruan saya yang semoga dapat saya jadikan target he...