Langsung ke konten utama

#BeraniLebih Bergerak

Mempunyai penyakit vertigo membuat saya sering memanjakan diri sendiri. Saya sangat membatasi diri agar tidak terlalu kelelahan, jangan sampai kurang tidur, ga boleh terlalu memforsir pikiran, dan harus menjauhkan beban pikiran sejauh-jauhnya. Yah, karena penyakit ini menjadi siksaan bagi penderitanya saat kambuh tiba. Bumi terasa berputar, bergoncang, dan tubuh serasa terombang-ambing tanpa tahu kapan rasa itu akan berhenti meskipun sudah muntah berkali-kali.

Yah, saya mengidap vertigo sejak SD kelas 5. Meski sering kambuh tetapi saya baru tahu nama penyakit ini ketika saya sudah di bangku kelas 2 SMA. Penyakit vertigo saya dulu sering kambuh, terutama jika rasa lelah mendera atau kurang tidur serta mendapat tekanan secara secara fisik dan mental yang agak berlebihan. Dan itu menimbulkan trauma bagi saya.

Ajaibnya, setelah menikah vertigo saya jadi jarang sekali kambuh. Terakhir kambuh seingat saya yaitu ketika anak kedua saya lahir. Nah, saat masa-masa repot mengurus dua batita kecil saya itulah vertigo saya memunculkan gejala akan kambuh.

Meskipun vertigo saya sudah jarang kambuh, tetapi saya masih memiliki ketakutan jikalau akan kambuh lagi. Sumpah, rasanya sangat menyiksa. Karena rasa sakit dan pusing akibat dari vertigo kambuh itu sangat tidak tertahankan. Dan menghilangkan trauma itu sangat tidak mudah. Jadi saya yang dulu sangat ambisius, pelan tapi pasti mulai menurunkan tensi dalam mengeksplorasi diri. Sedih itu pasti, karena saya telah menggantungkan mimpi-mimpi yang entah kapan dapat saya petik.

Tapi itu duluuuu, karena sudah hampir 2 tahun ini saya mulai lagi berusaha meraih mimpi-mimpi saya yang pernah saya gantungkan di langit. Meskipun tak mudah, tetapi saya harus melawan ketakutan saya. Saya harus #BeraniLebih Bergerak, yang konsekuensinya berarti saya harus mengurangi waktu istirahat saya, menambah beban terhadap diri maupun pikiran saya dan itu juga berarti kemungkinan saya menantang kambuhnya vertigo. 

Bukankah hidup ini memang penuh pilihan? Setiap kondisi yang hadir menjadi semacam ujian. Dengan hasil akhir diketahui dari berapa banyak kebaikan yang dilakukan. Nah, kalau saya memanjakan diri saya terus dan hanya mengurung diri dalam arti yang sebenarnya, lantas apa yang akan saya bawa 'pulang' nantinya? Tidak ada pilihan lagi kan selain #BeraniLebih bergerak?

Yah, saya memang harus #BeraniLebih bergerak, karena saya butuh bekal untuk kehidupan saya yang selanjutnya. Dan itu tidak bisa saya kumpulkan jika saya tidak menggerakkan setiap anggota tubuh saya dalam koridor memaknai dan mensyukuri kesempatan yang diberikan-Nya. Karena saya tidak akan tahu batas dari kemampuan saya yang sebenarnya tanpa saya mengujinya. Saya memang sedang membenturkan diri saya tetapi saya juga menyiapkan perisainya. Untuk mengurangi resiko kambuhnya vertigo, saya semakin menjaga pola makan dan tetap memberikan waktu bagi tubuh untuk istirahat serta tak lupa menjaga kebersihan dan kesehatan jiwa dan raga.

Mempunyai masalah kesehatan bukan menjadi hambatan untuk terus bergerak maju, meluas dan berkarya untuk kebaikan. Jadi tidak ada lagi alasan untuk hanya berdiam diri. Biarlah penjagaan diri ini hanya oleh-Nya karena saya tetap akan bergerak sesuai perintah-Nya. 


"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keaadaan suatu kaum, sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri" (QS. Ar-Ra'd:11)

FB : Dian Maretha
twitter : @DianTaqiem






Komentar

  1. Semangat Mak, semoga lekas sembuh vertigonya :)

    BalasHapus
  2. berani lebih bergerak supaya senbu ya mak
    semoga lekas sembuu
    @guru5seni8
    http://hatidanpikiranjernih.blogspot.com

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

[EF#13] Badminton or Aerobic?

What kind of sport do I prefer to stay healthy? Hmmm … it’s interesting. BEC always make me smile when I read their challenges every weeks. The challenges burn my mind and refreshing my day. Yeay! Ok it’s enough making BEC 's team blushing hehehe. Back to the topic, actually I like sport eventhough I am not discipline enough in it *errrr … somebody please help me out of that undisciplined manner. It’s mean sometimes yes sometimes, I do sport and enjoy that activities. There are few kind of sport that I rarely do together with my family, like bicycling around the village enjoying the sunrise moment or sometimes I prefer playing badminton with my sons and the other times I choose to do aerobic. Which one that I like among them? Hmmm that's all interesting and make my day. But actually I like aerobic better than others hehehe. Why? Oh yes, because aerobic can make me moving and relaxing of course. The music that escort until the aerobic is so relaxing. Slow music and...

[EF#16] Sweet Memory from The Past

Hmmm get this challenge just turn back my memory about my grandmother. Yup, when I was a little girl, my grandmother often tell bedtime stories while for lice (there is no flea in my hair, but my grandmother always do it for me). Yes, I am so lucky that I had got that wonderful memories in my life. I am not sure, but my reading addict may be growing by that beautiful moments.  There were a lot of storytales that I have heard from my grandmother. Start from the legendary tale it is deer stealing cucumbers (Kancil Nyolong Timun), story about deer with crocodile, deer with tiger, storytale about frogs, until the story of flea. And do you know? That stories were repeated every night hahaha. Even though I have never complained about it, instead really enjoy it.  From that storytale I have learned so many things. I grow with that story affect and with that beautiful experiences. I would feel sad when one of the actors got supressions, or I became angry to someone else whose bad...

Menjadi Mompreneur? Ya iyalah!

Mompreneur. Keren ya kedengarannya? Yup, mompreneur ini istilah yang menggambarkan seorang ibu rumah tangga yang bekerja dari rumah. Jadi maksudnya, si ibu bekerja tetapi juga mengurus semua kebutuhan rumah tangga. Dan itu dilakukan dari rumah saja, tidak perlu pergi pagi pulang petang.  Hmmm, membayangkannya saja sudah ribet apalagi menjalaninya. Ibu dengan tumpukan tanggung jawab harus bekerja di rumahnya. Apa ga bingung tuh memilah prioritas pengerjaan tugasnya? Lebih baik jangan dibayangkan deh, tetapi langsung dicoba saja. Dijamin seru. Dan lagi mompreneur ini sekarang memang lagi booming banget.  Mengapa begitu? Karena ada banyak hal yang membuat mompreneur menarik sekaligus menggiurkan untuk para ibu rumah tangga, termasuk saya. Apa saja sih alasan ibu rumah tangga memilih menjadi mompreneur? Berdasarkan pengalaman sendiri dan teman ternyata ada beberapa alasan mengapa memilih menjadi mompreneur. Apa sajakah itu?  Please check this out. 1. Keingina...