Kakak-kakak yang lahir tahun 80 atau 90-an mungkin banyak yang sedang dalam fase ini. Setelah sekian tahun mengabdikan diri pada keluarga, suami dan anak-anak, sekaranglah saatnya kita menikmati masa-masa penuh warna yang pernah kita lewatkan. Uhuuui! Bukan berarti kemarin-kemarin sepenuhnya kita tidak bahagia ya, hanya saja ternyata melihat anak-anak tumbuh besar dan mandiri membuat kita merasa punya hak untuk (juga) menikmati waktu kita. Kebanyakan mamak-mamak generasi milenial sibuk menjalani perannya sampai lupa waktu hingga tidak mengambil jeda untuk me time . Berdasarkan pengalaman saya ungkapan me time itu saya dengar justru setelah anak-anak mulai bisa melepaskan ketergantungan pada emaknya. Mungkin saya yang terlalu memakai kacamata kuda sehingga melewatkan banyak hal selama menjalani hari sebagai seorang ibu, tetapi begitulah yang terjadi dengan saya. Jadi, balik lagi ke Flamingo Era saya termasuk yang sekarang sedang menikmati era kembalinya “warna pink” saya, dengan cara s...
"It's not the load that breaks you down, it's the way you carry it." –Lou Holtz Sebuah pepatah yang ingin menyampaikan bahwa seberat apa pun berat beban yang kita bawa seharusnya tidak menjadi masalah jika kita tahu bagaimana cara membawanya. Kita mungkin sering merasa tak kuasa menahan beban, apa pun bentuknya beban yang berupa benda ataupun masalah yang membebani. Kalau dari pepatah tadi berarti jika kita merasa keberatan membawa suatu beban maka yang perlu diperbaiki adalah cara membawanya. Ada yang membawa benda dengan dipikul, dijinjing, dibopong, diangkat, digeser dan sebagainya. Dan perbedaan cara memindahkan benda atau penyelesaian masalah yang membebani itu tergantung dari besar kecilnya benda, jenis benda dan lain-lain. Memang benar jika ada pepatah yang mengatakan semua butuh ilmu, kehidupan di dunia membutuhkan ilmu kehidupan di akhirat pun juga sama membutuhkan ilmu agar bisa selamat melewatinya. Sama seperti menyiasati setiap beban yang kita tanggung...