Langsung ke konten utama

Pentingnya Kerangka Tulisan


Sebenarnya saya sudah sering mendengar betapa pentingnya kerangka tulisan dalam sebuah karangan/tulisan. Ibarat bangunan yang membutuhkan pondasi maka sebuah karangan juga membutuhkan kerangka untuk dapat memudahkan proses pengerjaannya. Tetapi yang sering terjadi saya mengabaikan hal tersebut.

Bukan karena saya menganggapnya tidak penting, tetapi ternyata bagi saya lebih mudah membuat tulisan tanpa memulainya dengan kerangka karangan. Padahal itu jelas-jelas tidak bisa diabaikan. Itu merupakan langkah keliru yang dapat merobohkan bangunan karangan saya dengan sekali tiup.

Membuat kerangka tulisan sebenarnya sudah diajarkan sejak dulu ketika belajar pelajaran Bahasa Indonesia. Tetapi karena terlalu sering nulis diary yang biasanya pasti tanpa didahului kerangka tulisan, maka inilah jadinya. Saya jadi kagok untuk menuliskan dan menerjemahkan ide-ide ke dalam sebuah kerangka tulisan.

Lantas bagaimana cara membuat kerangka tulisan? Menurut berbagai sumber yang saya gali, maka inilah catatan saya yang bisa saya bagi.

Kerangka tulisan merupakan proses yang dilakukan sebelum menuliskan gagasan. Gagasan yang telah ada tersebut kemudian dibuat menjadi garis-garis besar dan kemudian dibuat rinciannya.

Dalam pembuatan kerangka karangan kita bisa mengikuti salah satu dari berbagai pola yang ada seperti berikut:

1.     Pola Alamiah Susunan adalah suatu urutan yang disesuaikan dengan keadaan yang nyata di alam. Pola ini biasanya dibagi lagi menjadi urutan berdasarkan ruang, berdasarkan waktu dan urutan topik.

2.     Pola logis. Biasanya berdasarkan pada urutan klimaks-anti klimaks, umum-khusus, sebab-akibat, proses dll.

Langkah-langkah dalam membuat kerangka tulisan yaitu

1.     Tentukan tema dan tujuan penulisan

2.     Kalau sudah ada tuliskan pula judul karangan yang ingin kita tulis

3.     Membagi kerangka karangan menjadi 3 bagian yaitu: pembukaan/pengantar, isi karangan dan penutup (biasanya berisi kesimpulan dan saran)

4.     Isi bagian-bagian di dalam langkah 3 dengan rinci.

Dalam proses belajar menulis, membuat kerangka karangan membutuhkan energi yang tidak sedikit. Karena jika biasanya tulisan dibuat hanya dengan menumpahkan semua isi pikiran, maka dengan membuat kerangka karangan ini kita seperti harus menahannya. Ide-ide yang ada di kepala harus diendapkan dulu dalam sebuah kerangka tulisan agar tulisan yang dihasilkan menjadi lebih tertata dan berwarna serta tentunya dapat menjelaskan maksud sebenarnya dari tulisan kita. Meskipun begitu membuat kerangka tulisan tidaklah mudah. Ada hambatan-hambatan yang biasanya membuat penulis pemula ingin mengabaikan proses ini. Apa sajakah hambatan itu? Mari kita simak.

Hambatan dan kesulitan dalam membuat kerangka tulisan bagi penulis pemula biasanya:

1.     Penulis kurang bisa mengembangkan ide. Sehingga tulisan yang dihasilkan tidak mengarah karena hanya ingin menghasilkan tulisan yang banyak saja.

2.     Tidak terbiasa memecah-mecah gagasan menjadi beberapa bagian yang lebih rinci.

3.     Inti dari kedua poin di atas adalah hambatan dalam membuat karangan lebih disebabkan karena kita tidak terbiasa dalam membuatnya. Jadi bisa dibiasakan unutk memulai suatu tulisan dengan membuat kerangkanya terlebih dahulu.

Untuk mengurangi kesulitan yang timbul dalam mulai belajar membuat kerangka, berikut terdapat beberapa tips:

1.     Tuliskan gagasan/ide tulisan yang ingin kita tulis. Ide itu bisa berupa satu kata atau lebih atau mungkin berupa kalimat.

2.     Pikirkan apa saja yang ingin kita bagi dalam tulisan kita. Informasi apa saya yang ingin kita sampaikan terkait dengan ide tulisan yang telah kita buat sebelumnya.

3.     Jika mengalami kesulitan dalam membuat kerangka usahakan satu topik bahasan dalam kerangka nantinya akan membentuk sebuah paragraf.

4.     Mengingat kembali pelajaran Bahasa Indonesia, bahwa dalam satu paragraf biasanya terdiri dari beberapa kalimat. Terdapat kalimat yang berisi kalimat utama dan ada satu atau beberapa kalimat pengembang.

Pembuatan kerangka tulisan ini dapat menggunakan suatu alat yang disebut peta pikiran. Alat yang dapat membantu kita dalam membuat peta pikiran salah satunya adalah XMind seperti yang tampak .

Contoh kerangka tulisan dibuat dalam XMind

Demikian pembelajaran bersama mengenai pembuatan kerangka tulisan. Semoga dapat mempermudah kita yang ingin memperbaiki proses penulisan kita.

Sumber:


http://goo.gl/fJm1B5

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[EF#13] Badminton or Aerobic?

What kind of sport do I prefer to stay healthy? Hmmm … it’s interesting. BEC always make me smile when I read their challenges every weeks. The challenges burn my mind and refreshing my day. Yeay! Ok it’s enough making BEC 's team blushing hehehe. Back to the topic, actually I like sport eventhough I am not discipline enough in it *errrr … somebody please help me out of that undisciplined manner. It’s mean sometimes yes sometimes, I do sport and enjoy that activities. There are few kind of sport that I rarely do together with my family, like bicycling around the village enjoying the sunrise moment or sometimes I prefer playing badminton with my sons and the other times I choose to do aerobic. Which one that I like among them? Hmmm that's all interesting and make my day. But actually I like aerobic better than others hehehe. Why? Oh yes, because aerobic can make me moving and relaxing of course. The music that escort until the aerobic is so relaxing. Slow music and...

[EF#16] Sweet Memory from The Past

Hmmm get this challenge just turn back my memory about my grandmother. Yup, when I was a little girl, my grandmother often tell bedtime stories while for lice (there is no flea in my hair, but my grandmother always do it for me). Yes, I am so lucky that I had got that wonderful memories in my life. I am not sure, but my reading addict may be growing by that beautiful moments.  There were a lot of storytales that I have heard from my grandmother. Start from the legendary tale it is deer stealing cucumbers (Kancil Nyolong Timun), story about deer with crocodile, deer with tiger, storytale about frogs, until the story of flea. And do you know? That stories were repeated every night hahaha. Even though I have never complained about it, instead really enjoy it.  From that storytale I have learned so many things. I grow with that story affect and with that beautiful experiences. I would feel sad when one of the actors got supressions, or I became angry to someone else whose bad...

Menjadi Mompreneur? Ya iyalah!

Mompreneur. Keren ya kedengarannya? Yup, mompreneur ini istilah yang menggambarkan seorang ibu rumah tangga yang bekerja dari rumah. Jadi maksudnya, si ibu bekerja tetapi juga mengurus semua kebutuhan rumah tangga. Dan itu dilakukan dari rumah saja, tidak perlu pergi pagi pulang petang.  Hmmm, membayangkannya saja sudah ribet apalagi menjalaninya. Ibu dengan tumpukan tanggung jawab harus bekerja di rumahnya. Apa ga bingung tuh memilah prioritas pengerjaan tugasnya? Lebih baik jangan dibayangkan deh, tetapi langsung dicoba saja. Dijamin seru. Dan lagi mompreneur ini sekarang memang lagi booming banget.  Mengapa begitu? Karena ada banyak hal yang membuat mompreneur menarik sekaligus menggiurkan untuk para ibu rumah tangga, termasuk saya. Apa saja sih alasan ibu rumah tangga memilih menjadi mompreneur? Berdasarkan pengalaman sendiri dan teman ternyata ada beberapa alasan mengapa memilih menjadi mompreneur. Apa sajakah itu?  Please check this out. 1. Keingina...