Langsung ke konten utama

Hati-hati dengan Komunitas Menulis!


Agak terhenyak ya membaca judulnya? Judul di atas memang terkesan menyudutkan keberadaan komunitas menulis yang akhir-akhir ini semakin menjamur. Tapi suerrrr… bukan itu maksudnya!

Banyaknya komunitas penulisan memang sangat menggiurkan bagi kami para pecinta dunia menulis dan blog. Bukan tanpa alasan kami ingin terlibat pada banyak komunitas dan grup penulisan. Hal itu karena kami ingin mempunyai kesempatan lebih luas untuk belajar.

Pada komunitas penulisan kami kerap mendapatkan ilmu yang selama ini kami tak pernah tahu. Disamping itu semangat dari orang yang mempunyai passion sama membuat kami merasa bahwa kami tidak sendiri. Saat kesulitan-kesulitan dalam proses pembelajaran penulisan itu bertubi-tubi mencoba menghentikan langkah kami, kami tidak serta merta berputus asa.

Para penulis senior dan para blogger yang telah lama malang melintang di dunia maya adalah guru kami. Terima kasih banyak untuk ilmunya. Maaf jika kami khususnya saya sering datang tak diundang dan pulang tanpa kabar (alias tidak meninggalkan jejak). Setelah ini mudah-mudahan akan ringan jari ini untuk meninggalkan jejak komentar di tulisan para guru semua. J

Tapi mengapa saya mengatakan harus hati-hati terhadap banyaknya komunitas penulisan? Itu tak lain semata-mata karena keterbatasan saya sebagai manusia. Tak banyak waktu yang bisa saya lakukan jika saya harus mengikuti begitu banyak kelompok dan grup penulisan. Yang ada saya malah asyik blogwalking. Terus kapan saya nulisnya? Hehehe

Jadi menyikapi banyaknya komunitas dan grup penulisan itu baiknya kita tahu dulu gaya tulisan kita. Mungkin ada yang mempunyai gaya penulisan sastra, suka dengan penulisan ilmiah, atau yang lainnya. Nah itu bisa jadi filter untuk kita memilih komunitas penulisan yang mana yang harus kita ikuti.
Komunitas penulisan itu semuanya sangat bagus, keren dan menggiurkan bagi para pecinta penulisan. Tetapi hati-hati, jika kita melahap semuanya, bukan tulisan yang kita hasilkan tapi hanya mimpi yang berkepanjangan. Salam semangat!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[EF#13] Badminton or Aerobic?

What kind of sport do I prefer to stay healthy? Hmmm … it’s interesting. BEC always make me smile when I read their challenges every weeks. The challenges burn my mind and refreshing my day. Yeay! Ok it’s enough making BEC 's team blushing hehehe. Back to the topic, actually I like sport eventhough I am not discipline enough in it *errrr … somebody please help me out of that undisciplined manner. It’s mean sometimes yes sometimes, I do sport and enjoy that activities. There are few kind of sport that I rarely do together with my family, like bicycling around the village enjoying the sunrise moment or sometimes I prefer playing badminton with my sons and the other times I choose to do aerobic. Which one that I like among them? Hmmm that's all interesting and make my day. But actually I like aerobic better than others hehehe. Why? Oh yes, because aerobic can make me moving and relaxing of course. The music that escort until the aerobic is so relaxing. Slow music and...

[EF#16] Sweet Memory from The Past

Hmmm get this challenge just turn back my memory about my grandmother. Yup, when I was a little girl, my grandmother often tell bedtime stories while for lice (there is no flea in my hair, but my grandmother always do it for me). Yes, I am so lucky that I had got that wonderful memories in my life. I am not sure, but my reading addict may be growing by that beautiful moments.  There were a lot of storytales that I have heard from my grandmother. Start from the legendary tale it is deer stealing cucumbers (Kancil Nyolong Timun), story about deer with crocodile, deer with tiger, storytale about frogs, until the story of flea. And do you know? That stories were repeated every night hahaha. Even though I have never complained about it, instead really enjoy it.  From that storytale I have learned so many things. I grow with that story affect and with that beautiful experiences. I would feel sad when one of the actors got supressions, or I became angry to someone else whose bad...

Menjadi Mompreneur? Ya iyalah!

Mompreneur. Keren ya kedengarannya? Yup, mompreneur ini istilah yang menggambarkan seorang ibu rumah tangga yang bekerja dari rumah. Jadi maksudnya, si ibu bekerja tetapi juga mengurus semua kebutuhan rumah tangga. Dan itu dilakukan dari rumah saja, tidak perlu pergi pagi pulang petang.  Hmmm, membayangkannya saja sudah ribet apalagi menjalaninya. Ibu dengan tumpukan tanggung jawab harus bekerja di rumahnya. Apa ga bingung tuh memilah prioritas pengerjaan tugasnya? Lebih baik jangan dibayangkan deh, tetapi langsung dicoba saja. Dijamin seru. Dan lagi mompreneur ini sekarang memang lagi booming banget.  Mengapa begitu? Karena ada banyak hal yang membuat mompreneur menarik sekaligus menggiurkan untuk para ibu rumah tangga, termasuk saya. Apa saja sih alasan ibu rumah tangga memilih menjadi mompreneur? Berdasarkan pengalaman sendiri dan teman ternyata ada beberapa alasan mengapa memilih menjadi mompreneur. Apa sajakah itu?  Please check this out. 1. Keingina...