Kakak-kakak yang lahir tahun 80 atau
90-an mungkin banyak yang sedang dalam fase ini. Setelah sekian tahun
mengabdikan diri pada keluarga, suami dan anak-anak, sekaranglah saatnya kita
menikmati masa-masa penuh warna yang pernah kita lewatkan. Uhuuui! Bukan berarti kemarin-kemarin sepenuhnya kita tidak bahagia ya, hanya saja ternyata melihat
anak-anak tumbuh besar dan mandiri membuat kita merasa punya hak untuk (juga)
menikmati waktu kita. Kebanyakan mamak-mamak generasi milenial sibuk menjalani perannya sampai lupa waktu hingga tidak mengambil jeda untuk me
time. Berdasarkan pengalaman saya ungkapan me time itu saya dengar
justru setelah anak-anak mulai bisa melepaskan ketergantungan pada emaknya.
Mungkin saya yang terlalu memakai kacamata kuda sehingga melewatkan banyak hal
selama menjalani hari sebagai seorang ibu, tetapi begitulah yang terjadi dengan
saya. Jadi, balik lagi ke Flamingo Era saya termasuk yang sekarang sedang menikmati
era kembalinya “warna pink” saya, dengan cara saya tentunya. Tidak semua emak
memiliki kesenangan yang sama kan?
Eh, tetapi apakah semua emak yang
anak-anaknya sudah cukup mandiri (tidak tergantung dengan emaknya) juga
menikmati masa kembalinya menjadi manusia seutuhnya? Emang kemarin jadi apa,
Mak? Jadi ibu peri atau malah jadi nenek sihir? Hihihi…Yah, apa pun itu pasti
kita semua pernah menjajal semua peran untuk menyukseskan misi kita, yaitu sukses
mendidik dan membesarkan anak-anak. Yey…!
Jadi yang sekarang anak-anaknya
sudah bisa ditinggal sendirian, kalau mau makan dan kebetulan tidak ada lauk
karena emaknya malas masak mereka bisa goreng telur sendiri, sekaranglah
saatnya kita melihat kembali apa-apa yang belum sempat kita nikmati. Kalau saya
pribadi ada beberapa hal yang sekarang mulai saya masukkan dalam list
kesenangan saya. Banyak hal yang sekarang mengisi hari-hari saya yaitu
membaca, menulis, menjahit, baking, berkebun dan olah raga. Banyak sekali ya?😂 Hmm, tidak
setiap hari dong semua itu saya lakukan, tetapi kalau saya ada waktu luang (dan
sekarang banyak hehehe) saya biasanya melakukan salah satu atau salah dua
diantaranya.
Usia sudah menginjak banyak kepala, pastinya banyak luka yang harus disembuhkan sendiri kan? Malah curhat 😁. Saya memilih memenuhi kosongnya jiwa dengan memberinya terapi lewat banyak hal tadi. Daripada mengingat luka lama yang kadang bersemi kembali, saya lebih suka menjalani hari dengan bergembira. Jadi bagaimana era mamak-mamak sekarang? Masih mode berjuang, bertahan atau sudah selow? Kita semua sedang berjuang dalam medan perangnya masing-masing. Semoga dimudahkan ya, Mak. Dan semoga kita semua selalu tumbuh lebih baik setiap harinya yaa. Semangat!
Komentar
Posting Komentar