Langsung ke konten utama

Terimakasih untuk berkata Tidak

 

“I am thankful for all of those who said NO to me. It’s because of them I’m doing it myself.” -Wayne W. Dyer

Sebuah kalimat bijak di atas mengutarakan rasa terima kasih kepada siapa saja yang menolak membantunya atau memberikan penolakan terhadapnya. Tanpa disadari sering juga kita mengalami hal serupa. Saat kita membutuhkan bantuan oang lain, ee..dengan entengnya orang tersebut mengatakan tidak mau membantu dengan bermacam alasan. Kecewa, marah dan sedih karena merasa disaat kita membutuhkan bantuan ternyata tidak ada yang mau menolong kita. Bahkan orang terdekat juga mungkin enggan mengulurkan tangannya untuk kita.

Ternyata meski hal tersebut pahit dan mengecewakan tetapi jika kita bisa menyikapi dari sisi yang berbeda akan terasa nikmatnya. Seperti yang tertulis di awal tadi, bahwa penolakan pemberian bantuan memaksa kita mengerjakan segala sesuatu sendiri. Jika awalnya dirasa sulit atau bahkan tidak mungkin, maka setelah memaksakan diri akhirnya bisa selesai juga. Sehingga tanpa sadar kita telah melampaui batas kemampuan kita. Yang itu artinya kita telah berhasil keluar dari zona nyaman. Ternyata bisa, dan harusnya berbagai pengalaman mengerjakan segala sesuatu sendiri, lalu memaksa diri melakukan sesuatu di luar kebiasaan dan kebisaan kita maka akan dapat meningkatkan rasa percaya diri kita juga. Ternyata kita bisa ya. Lalu sedikit demi sedikit mengurangi rasa pesimis saat akan mencoba melakukan sesuatu yang baru lagi.

Lalu sekali lagi kita disadarkan, bahwa ketidaksediaan orang lain dalam memberikan pertolongan atau bantuan kepada kita tetaplah atas ijin dan takdir Allah SWT. Lalu kita ingat lagi, tidak ada yang sia-sia dari setiap skenario yang Allah buat untuk kita. Banyak hikmah dan kebaikan jika kita bisa dan mau menyadarinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[EF#13] Badminton or Aerobic?

What kind of sport do I prefer to stay healthy? Hmmm … it’s interesting. BEC always make me smile when I read their challenges every weeks. The challenges burn my mind and refreshing my day. Yeay! Ok it’s enough making BEC 's team blushing hehehe. Back to the topic, actually I like sport eventhough I am not discipline enough in it *errrr … somebody please help me out of that undisciplined manner. It’s mean sometimes yes sometimes, I do sport and enjoy that activities. There are few kind of sport that I rarely do together with my family, like bicycling around the village enjoying the sunrise moment or sometimes I prefer playing badminton with my sons and the other times I choose to do aerobic. Which one that I like among them? Hmmm that's all interesting and make my day. But actually I like aerobic better than others hehehe. Why? Oh yes, because aerobic can make me moving and relaxing of course. The music that escort until the aerobic is so relaxing. Slow music and...

[EF#16] Sweet Memory from The Past

Hmmm get this challenge just turn back my memory about my grandmother. Yup, when I was a little girl, my grandmother often tell bedtime stories while for lice (there is no flea in my hair, but my grandmother always do it for me). Yes, I am so lucky that I had got that wonderful memories in my life. I am not sure, but my reading addict may be growing by that beautiful moments.  There were a lot of storytales that I have heard from my grandmother. Start from the legendary tale it is deer stealing cucumbers (Kancil Nyolong Timun), story about deer with crocodile, deer with tiger, storytale about frogs, until the story of flea. And do you know? That stories were repeated every night hahaha. Even though I have never complained about it, instead really enjoy it.  From that storytale I have learned so many things. I grow with that story affect and with that beautiful experiences. I would feel sad when one of the actors got supressions, or I became angry to someone else whose bad...

Menjadi Mompreneur? Ya iyalah!

Mompreneur. Keren ya kedengarannya? Yup, mompreneur ini istilah yang menggambarkan seorang ibu rumah tangga yang bekerja dari rumah. Jadi maksudnya, si ibu bekerja tetapi juga mengurus semua kebutuhan rumah tangga. Dan itu dilakukan dari rumah saja, tidak perlu pergi pagi pulang petang.  Hmmm, membayangkannya saja sudah ribet apalagi menjalaninya. Ibu dengan tumpukan tanggung jawab harus bekerja di rumahnya. Apa ga bingung tuh memilah prioritas pengerjaan tugasnya? Lebih baik jangan dibayangkan deh, tetapi langsung dicoba saja. Dijamin seru. Dan lagi mompreneur ini sekarang memang lagi booming banget.  Mengapa begitu? Karena ada banyak hal yang membuat mompreneur menarik sekaligus menggiurkan untuk para ibu rumah tangga, termasuk saya. Apa saja sih alasan ibu rumah tangga memilih menjadi mompreneur? Berdasarkan pengalaman sendiri dan teman ternyata ada beberapa alasan mengapa memilih menjadi mompreneur. Apa sajakah itu?  Please check this out. 1. Keingina...