Langsung ke konten utama

Postingan

Sukseskah kita? (Sepertinya saya curhat, maaf)

"Selamat ya, sekarang kamu udah sukses..." Pernah mendapat komentar seperti itu dari teman. Saya sudah pernah sih...emmm meskipun kalimat itu bukan untuk saya hehehe. Mendengar itu semua saya lalu penasaran sebenarnya sukses itu apa sih. Dan saya mendapat jawaban dari seorang teman. Menurutnya sukses adalah ketika seseorang tidak lagi direpotkan masalah keuangan. Ada lagi teman yang berpendapat bahwa sukses adalah ketika apa-apa yang dilakukan mendapat ridlo Allah SWT. Pada saat itu saya berpendapat bahwa sukses seseorang tergantung dari awalannya. Yaps, awalan di mana mimpi itu dimulai. Saat seseorang mempunyai mimpi, maka disitulah awal dia akan meraih sukses, yaitu saat mimpinya tercapai. Pada saat itu, dia akan dengan bangga mengatakan bahwa dirinya sukses.  Setelah melewati beberapa periode kehidupan, lengkap dengan hiruk pikuknya saya menemukan sesuatu. Halah. Ya, kalo tadi pendapat saya mengatakan bahwa sukses tergantung mimpinya. Maka sekarang saya ingin menamb...

Long Time No See...

It has been so long time since my last posting in this blog. Bismillah... i'll try to start again. Start from zero? Nevermind, cause i'll try to make my day cheers up with this blog. Sudah ah pemanasan pakai bahasa Inggrisnya, berasa tambah pegel nulisnya. Karena jari-jari dah siap mengetik eh, isi kepala belum bisa ditranslate ke Bahasa Inggris. Memang harus banyak belajar lagi nih, disamping harus belajar nulis lagi dan lagi... sepertinya belajar nulis pake bahasa Inggris itu perlu banget. Yah, itung-itung supaya bisa ngajari anak-anak pas mereka ada PR Bahasa Inggris. Berarti start from zero kali ini akan ada tambahan tanggung jawab dan target buat saya pribadi. Bismillah saya ingin menargetkan diri ini untuk minimal bisa posting seminggu sekali. Dan semoga juga target untuk dapat posting dalam Bahasa Inggris minimal sebulan sekali dapat terpenuhi. Amiiin ... *Malu sebenarnya posting-posting tentang target, tetapi gimana lagi, kalau ga begini bakal lebih sering lupa dari...

Sharing yuk!

Kalau sedang stres paling enak ya tidur. Yup, molor aja, tarik selimut tak lupa krukupin muka pake bantal. Dengan harapan setelah bangun tidur suasana hati menjadi lebih baik dan bisa berpikir untuk dapat memecahkan masalah tersebut. Sukur-sukur masalah selesai dengan sendirinya setelah bangun dari tidur. Itu kalau saya. Karena masalah yang sering muncul dan harus dihadapi lebih-lebih diatasi membuat persendian rasanya sakit untuk digerakkan. Otak mejadi kebas, tak bisa di ajak berpikir. Jadi enaknya ya diistirahatkan. Balik lagi emang maunya tidur kalau lagi banyak masalah *bukan untuk ditiru loh ya...   Tapi jika masalah hadir secara beruntun, apakah tidur tetap menjadi pilihan untuk meringankan beban? Trus gimana kabarnya Life Must Go On ? Jika setiap masalah yang hadir disikapi dengan perasaan berat yang melenakan, yang membolehkan kita untuk down . Sehingga berimbas pada macetnya kreativitas bahkan semangat. Gawat kan?   Lantas bagaimana agar masalah itu selesai...

Desain jadi Gampang dengan Canva

Emak-emak macam saya ini sering dibuat galau kalau harus berurusan dengan teknologi. Padahal di sisi lain, saya juga tidak ingin ketinggalan teknologi. Rasanya puas jika bisa menaklukkan sebuah teknologi, apalagi yang dapat membantu aktivitas dan menunjang hobi. Untuk urusan desain grafis, selama ini saya hanya bisa ngiler membayangkan kapan saya bisa mahir menggunakan software desain grafis yang ada itu. Tapi sekarang saya sudah menemukan jodoh saya hehehe. Sebagai pemula dan masih suka gaptek dengan teknologi, saya menemukan software desain grafis yang pas buat saya. Jodoh saya itu yaitu... Canva.com . Yup, software untuk desain grafis ini dapat secara gratis kita gunakan *cucok banget kan. Cara pengunaannya pun sangat mudah, bahkan untuk yang sangat pemula sekalipun, dengan step by step tersedia di web tersebut. Dan satu lagi, untuk menggunakan software ini kita tidak perlu menginstallnya di komputer kita, karena dapat diakses melalui internet. Ah, nikmat mana lagi yang kamu d...

Bijak Berkendara. Bisa kan?

Beberapa hari lalu kota Jogja geger oleh kasus Moge. Hmmm... kalau dibilang tidak terganggu dengan seliweran para geng motor itu memang bohong. Tidak mungkin masyarakat rela mempersilakan orang-orang yang merasa dapat membeli dunia itu untuk melanggar hak mereka.  Sebelum kisah moge itu menggemparkan dunia nyata dan dunia maya, ada juga geng motor lain yaitu rombongan motor King, dan sebelumnya lagi ada rombongan motor CB yang tak kalah membuat geregetan. Mereka memadati seluruh jalan dan mengancam keselamatan pengguna jalan yang lain.  Saya yang juga tinggal di Jogja sebenarnya sudah sering menemui banyak geng motor menunjukkan aksinya, yang menurut saya tidak banyak memberikan manfaat itu. Justru banyak korban dalam even tersebut. Korbannya tidak hanya dari para peserta touring, tetapi juga pengguna jalan bahkan pejalan kaki harus ikut terkena dampak buruknya. See... mengapa kami menjadi galak? Ya karena nyawa kami terancam, bukan sekedar terganggu. Saya tidak a...

Sedikit Hikmah dari Sebuah Peristiwa

Hampir saja bulan Juli ini terlewat tanpa ada satu pun postingan di blog ini. Fiuuh, cepat sekali rasanya hari berlalu. Lha kok, tiba-tiba sudah ada di penghujung bulan. Bulan ini memang menjadi bulan sibuk bagi saya *bukan sok sibuk lho ya. Awal bulan yang masih bulan Ramadhan dan tentunya setelah itu dilanjutkan dengan jadwal padat di bulan Syawal *apalagi kalau bukan silaturahim ke sanak saudara, baik yang di dalam kota maupun yang luar kota. Sebenarnya sih, kemarin sudah ada plan untuk menyisakan waktu di rumah selama seminggu terakhir sebelum libur lebaran usai. Tetapi, manusia berkehendak dan Tuhan  yang menentukan *begitukan pepatah bijak mengatakan. Yah, saya dan keluarga menerima kabar mengagetkan sekaligus sangat menyedihkan bagi kami. Kakak ipar laki-laki yang tinggal di luar kota, yaitu di Jakarta meninggal dunia setelah selama dua tahun berjuang tak kenal lelah mengejar kesembuhan untuk kesehatan jantungnya. Dan sekali lagi, kehendak Tuhan berkata lain.  Di s...

e-Faktur bagian 1

Tanggal 1 Juli 2015 ini, bagi wajib pajak pasti mengetahui bahwa penerbitan faktur dilakukan secara elektronik atau lebih dikenal sebagai e-Faktur. Saya merupakan salah satu dari sebagian banyak wajib pajak satu yang ikut dibuat "repot" dengan perubahan ini. Yah, siapa sih yang tidak shock dengan adanya suatu perubahan?  Perubahan dari pembuatan/penerbitan faktur secara manual dan kini berganti menjadi elektronik dan menggunakan fasilitas jaringan internet memaksa kita sedikit melek teknologi. Karena harus berakrab-akrab dengan komputer dan internet itu tadi.  Proses awal kita dapat menerbitkan e-Faktur adalah dengan meminta tanda tangan elektronik ( sertifikat elektronik ). Dan sempat membuat heboh, karena konon katanya  sertifikat elektronik  ini harus diurus paling lambat tanggal 30Juni 2015. Waduh, tinggal sehari lagi nih. Begitu pikir saya waktu itu. Lalu, apa jadinya jika saya terlambat mengurus sampai setelah tanggal yang ditetapkan tersebut. Saya iseng ...