Langsung ke konten utama

Hipnotis


Pernah mendengar kata hipnotis? Atau mungkin pernah menjadi salah satu korban hipnotis? Atau jangan-jangan malah bertindak sebagai pelaku hipnotis? Hmmm saya pernah menjadi salah satu korbannya. Menyebalkan sekali.

Ya! Dihipnotis adalah pengalaman pertama kali saya mengalami hal yang sebelumnya saya anggap tidak masuk akal. Jika ingat kejadian tersebut rasanya saya ingin kembali ke masa ketika saya dihipnotis dan memaki orang yang menghipnotis saya tersebut.

Tidak akan saya lupakan dan mungkin sampai sekarang saya belum memaafkan perbuatannya kepada saya. Karena yang saya alami bukan sekedar hipnotis yang ada di TV yang biasa digunakan untuk membuka rahasia (aib) sendiri. Ini penipuan!

Grrrr geram sekali saya jika mengingat peristiwa sekitar 2 tahun yang lalu. Peristiwa itu dimulai dengan adanya sms masuk di hp suami saya. Entah mengapa suami yang biasanya cuek dengan berbagai sms yang berisi menjadi pemenang undian, eh ini kok malah antusias. Dia merasa mungkin memang benar pesan yang ada di sms tersebut.

Dan seperti biasa, sayalah yang harus mengurus semuanya. Jadilah saya menghubungi nomor yang ada di hp suami saya tersebut. dan langsung diterima oleh seorang laki-laki. Dibelakang suara laki-laki tersebut juga terdengar beberapa suara lagi juga suara laki-laki. Semakin lengkaplah saya mempercayai bahwa yang saya telepon adalah sebuah kantor. L

Percakapan pun berlanjut dan saya diharuskan menuju ke ATM untuk memeriksa saldo di rekening tabungan suami saya. Saya sangat sadar, tetapi saya seperti tidak berdaya saat saya digiring untuk menekan tombol pemindahan dana dan mengetikkan nomor rekening tujuan untuk saya transfer. Dan konyolnya saya, sesampai di rumah pun saya belum merasa bahwa saya telah ditipu, Hingga akhirnya suami menanyakan kebenaran yang terjadi di ATM.

Pernyataan suami yang menanggapi peristiwa yang baru saja saya alami menyadarkan saya bahwa saya telah ditipu dan para penipu itu telah mendapatkan uang Rp 750.000,- dari tabungan suami saya. Banyak hikmah yang saya ambil dari peristiwa tersebut satu diantaranya saya tidak akan lagi mempercayai berbagai sms yang berisi memenangkan undian apapun itu. Dan harus lebih tenang dalam menghadapi situasi apapun. Semoga peristiwa saya itu tidak terjadi lagi baik pada diri saya maupun orang lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[EF#13] Badminton or Aerobic?

What kind of sport do I prefer to stay healthy? Hmmm … it’s interesting. BEC always make me smile when I read their challenges every weeks. The challenges burn my mind and refreshing my day. Yeay! Ok it’s enough making BEC 's team blushing hehehe. Back to the topic, actually I like sport eventhough I am not discipline enough in it *errrr … somebody please help me out of that undisciplined manner. It’s mean sometimes yes sometimes, I do sport and enjoy that activities. There are few kind of sport that I rarely do together with my family, like bicycling around the village enjoying the sunrise moment or sometimes I prefer playing badminton with my sons and the other times I choose to do aerobic. Which one that I like among them? Hmmm that's all interesting and make my day. But actually I like aerobic better than others hehehe. Why? Oh yes, because aerobic can make me moving and relaxing of course. The music that escort until the aerobic is so relaxing. Slow music and...

[EF#16] Sweet Memory from The Past

Hmmm get this challenge just turn back my memory about my grandmother. Yup, when I was a little girl, my grandmother often tell bedtime stories while for lice (there is no flea in my hair, but my grandmother always do it for me). Yes, I am so lucky that I had got that wonderful memories in my life. I am not sure, but my reading addict may be growing by that beautiful moments.  There were a lot of storytales that I have heard from my grandmother. Start from the legendary tale it is deer stealing cucumbers (Kancil Nyolong Timun), story about deer with crocodile, deer with tiger, storytale about frogs, until the story of flea. And do you know? That stories were repeated every night hahaha. Even though I have never complained about it, instead really enjoy it.  From that storytale I have learned so many things. I grow with that story affect and with that beautiful experiences. I would feel sad when one of the actors got supressions, or I became angry to someone else whose bad...

Menjadi Mompreneur? Ya iyalah!

Mompreneur. Keren ya kedengarannya? Yup, mompreneur ini istilah yang menggambarkan seorang ibu rumah tangga yang bekerja dari rumah. Jadi maksudnya, si ibu bekerja tetapi juga mengurus semua kebutuhan rumah tangga. Dan itu dilakukan dari rumah saja, tidak perlu pergi pagi pulang petang.  Hmmm, membayangkannya saja sudah ribet apalagi menjalaninya. Ibu dengan tumpukan tanggung jawab harus bekerja di rumahnya. Apa ga bingung tuh memilah prioritas pengerjaan tugasnya? Lebih baik jangan dibayangkan deh, tetapi langsung dicoba saja. Dijamin seru. Dan lagi mompreneur ini sekarang memang lagi booming banget.  Mengapa begitu? Karena ada banyak hal yang membuat mompreneur menarik sekaligus menggiurkan untuk para ibu rumah tangga, termasuk saya. Apa saja sih alasan ibu rumah tangga memilih menjadi mompreneur? Berdasarkan pengalaman sendiri dan teman ternyata ada beberapa alasan mengapa memilih menjadi mompreneur. Apa sajakah itu?  Please check this out. 1. Keingina...