Langsung ke konten utama

Semuanya kumulai dengan mimpi


Bermimpilah maka kau akan meraihnya. Itulah yang saya rasakan sekarang. Banyak hal dalam hidup saya yang saya peroleh berawal dari mimpi-mimpi saya. Mungkinkan mimpi bisa disebut sebagai cita-cita? Sepertinya begitu, karena mimpi menyebabkan seseorang tersebut mempunyai kekuatan untuk dapat meraih impiannya tersebut. Sama dengan cita-cita yang apabila tersemat dalam dada, menyebabkan raga mampu menghadapi berbagai rintangan yang menghambat pencapaian cita-citanya tersebut.

Apa yang saya impikan tidak semuanya terucap dikala itu. Hanya saja semua mimpi itu memang terpatri dalam dada saya dan tanpa saya sadari senantiasa menjadi kekuatan saya menapaki hari. Hingga pelan tapi pasti satu persatu mimpi saya terwujud. Mimpi-mimpi itu membuat rangkaian doa dalam setiap hela nafas dan aliran darah saya. Sehingga tanpa saya sadari setiap saat saya telah merengek pada Sang Kuasa untuk mewujudkan mimpi-mimpi saya itu.

Ketika masih sebagai kanak-kanak, saya tidak pernah dengan lugas bisa menjawab apa cita-cita saya. Saya hanya menjawab dengan mengekor jawaban teman-teman saya waktu itu. Ketika masa itu populer seorang anak perempuan menjadi dokter maka saya akan menjawab cita-cita saya sebagai dokter meski jawaban itu sebenarnya tidak keluar dari hati hehehe... Bahkan ketika saya harus memilih untuk masuk SMA atau SMK (Sekolah kejuruan) tak juga mampu memunculkan gairah terbesar dalam hidup saya, meski pada akhirnya saya tetap memilih untuk melanjutkan pendidikan di SMA. Pada saat itu alasan saya sederhana saja, saya ingin kuliah mumpung orang tua masih mau dan mampu membiayai.

Mimpi yang muncul karena ketidakpuasan saya terhadap apa-apa yang saya temui disekeliling saya ternyata tersimpan sangat rapi dalam dinding hati dan pikiran saya. Hingga yang saya lakukan hanya satu yaitu melakukan yang terbaik yang menjadi tanggung jawab saya.

Hingga akhirnya mimpi-mimpi yang terlambat saya sadari itu terwujud satu per satu. Dan mimpi pertama saya yang terwujud adalah saya kesampaian membangun keluarga yang saya impikan selama ini. Keluarga yang didalamnya diliputi semangat berjuang dan saling memperbaiki dan dipimpin oleh seorang imam. Impian saya yang lain adalah saya kesampaian melanjutkan sekolah saya hingga ke jenjang S2, suatu hal yang tidak pernah saya bayangkan dapat terwujud. Dan mimpi saya yang sudah saya sadari dan sedang saya ukir sekarang adalah mempunyai sebuah usaha yang menjadi bekal saya di dunia dan di akhirat dan sudah terwujud untuk selalu dikelola. Dan tentu yang merupakan mimpi sekaligus menjadi terapi jiwa saya adalah menulis.
Saya adalah seorang ibu rumah tangga dengan segudang mimpi dan pelan-pelan mulai terwujud. Semuanya itu benar-benar saya mulai dengan bermimpi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[EF#13] Badminton or Aerobic?

What kind of sport do I prefer to stay healthy? Hmmm … it’s interesting. BEC always make me smile when I read their challenges every weeks. The challenges burn my mind and refreshing my day. Yeay! Ok it’s enough making BEC 's team blushing hehehe. Back to the topic, actually I like sport eventhough I am not discipline enough in it *errrr … somebody please help me out of that undisciplined manner. It’s mean sometimes yes sometimes, I do sport and enjoy that activities. There are few kind of sport that I rarely do together with my family, like bicycling around the village enjoying the sunrise moment or sometimes I prefer playing badminton with my sons and the other times I choose to do aerobic. Which one that I like among them? Hmmm that's all interesting and make my day. But actually I like aerobic better than others hehehe. Why? Oh yes, because aerobic can make me moving and relaxing of course. The music that escort until the aerobic is so relaxing. Slow music and...

[EF#16] Sweet Memory from The Past

Hmmm get this challenge just turn back my memory about my grandmother. Yup, when I was a little girl, my grandmother often tell bedtime stories while for lice (there is no flea in my hair, but my grandmother always do it for me). Yes, I am so lucky that I had got that wonderful memories in my life. I am not sure, but my reading addict may be growing by that beautiful moments.  There were a lot of storytales that I have heard from my grandmother. Start from the legendary tale it is deer stealing cucumbers (Kancil Nyolong Timun), story about deer with crocodile, deer with tiger, storytale about frogs, until the story of flea. And do you know? That stories were repeated every night hahaha. Even though I have never complained about it, instead really enjoy it.  From that storytale I have learned so many things. I grow with that story affect and with that beautiful experiences. I would feel sad when one of the actors got supressions, or I became angry to someone else whose bad...

Menjadi Mompreneur? Ya iyalah!

Mompreneur. Keren ya kedengarannya? Yup, mompreneur ini istilah yang menggambarkan seorang ibu rumah tangga yang bekerja dari rumah. Jadi maksudnya, si ibu bekerja tetapi juga mengurus semua kebutuhan rumah tangga. Dan itu dilakukan dari rumah saja, tidak perlu pergi pagi pulang petang.  Hmmm, membayangkannya saja sudah ribet apalagi menjalaninya. Ibu dengan tumpukan tanggung jawab harus bekerja di rumahnya. Apa ga bingung tuh memilah prioritas pengerjaan tugasnya? Lebih baik jangan dibayangkan deh, tetapi langsung dicoba saja. Dijamin seru. Dan lagi mompreneur ini sekarang memang lagi booming banget.  Mengapa begitu? Karena ada banyak hal yang membuat mompreneur menarik sekaligus menggiurkan untuk para ibu rumah tangga, termasuk saya. Apa saja sih alasan ibu rumah tangga memilih menjadi mompreneur? Berdasarkan pengalaman sendiri dan teman ternyata ada beberapa alasan mengapa memilih menjadi mompreneur. Apa sajakah itu?  Please check this out. 1. Keingina...