Langsung ke konten utama

Problematika Rumah Tangga dan Mengatasinya

Problematika Rumah Tangga dan Mengatasinya

 
 
Kemarin, untuk kesekian kalinya saya menjadi konsultan dadakan untuk keluarga, rumah tangga dan problematikanya. Sebenarnya awalnya saya dijadikan sebagai tempat curhatan untuk teman dan saudara yang mempunyai masalah dalam pernikahannya tetapi keterusan sampai sekarang. Saya tetap setia mendengar dan memberi masukan untuk saudara yang sedang mengalami masalah. Bukan merasa lebih pandai dalam menghadapi persoalan karena saya juga masih berproses dalam menjalani kehidupan keluarga saya yang tentunya juga sama, penuh dengan berbagai liku-liku. Jadi saya malah sering mengambil pelajaran dari berbagai persoalan yang dihadapi dan dipusingkan oleh beberapa teman dan saudara saya tersebut.
 
Catatan yang dapat saya tulis, terkait pelajaran dari berbagai kasus yang dihadapi teman dan saudara saya tersebut yaitu banyaknya persoalan yang mengiringi perjalanan berumah tangga akan lebih mudah dan lebih terasa enteng jika masing-masing pihak yang bermasalah menghindari diri dari sikap-sikap yang bakal memperkeruh keadaan dan menimbulkan lebih banyak masalah. Sikap-sikap tersebut diantaranya yaitu:
 
  • Egois dan merasa diri paling benar. 

Sudah jamak jika persoalan selalu mengiringi perjalanan kehidupan, termasuk kehidupan rumah tangga. Dapat dimaklumi, karena dua manusia dewasa hasil bentukan dan didikan pendahulunya bertemu dan berinteraksi serta harus membina hubungan baik selama 7x24 jam sepanjang waktu. Berbagai perbedaan karakter dan kebiasaan harus dihadapi oleh masing-masing pasangan dalam hidup berumah tangga. Sehingga berbagai keributan juga kadang tidak bisa dihindari. Kalau saya pribadi berpendapat bahwa berbagai keributan dan perselisihan dalam hidup berumah tangga itu biasa atau wajar saja. Yang tidak wajar adalah berbagai perselisihan tadi tidak diselesaikan dengan baik sehingga meninggalkan jejak-jejak kebencian terhadap pasangan masing-masing. Hal itu terjadi jika salah satu atau kedua belah pihak berlaku egois dan selalu merasa dirinya paling benar.
 
Suami dan istri ibarat pilot dan co-pilot. kerjasama yang baik antara kedua pasangan tersebut sangat dibutuhkan demi kelancaran dan kenyamanan selama menempuh perjalanan dalam bahtera rumah tangga. Jadi menghilangkan sikap dan rasa egois dan merasa diri paling benar harus segera dihilangkan dan diganti sikap berusaha saling mengerti dan memahami berbedaan yang tidak fundamental. Perbedaan fundamental yang saya maksud adalah perbedaan cara pandang mengenai keimanan dan pandangan serta kesetiaan terhadap nilai-nilai kebaikan. Jadi jika ada masalah mengenai hal-hal yang bersifat kebiasaan dan karakter diri lebih baik tidak disikapi berlebihan. Sifat egois dan merasa diri paling benar dapat menutup kemungkinan solusi dan kebaikan yang ada di setiap persoalan yang dihadapi bersama. Ingat-ingat lagi tujuan awal pernikahan, dan berusaha untuk tetap berada di jalan yang seharusnya dilalui untuk dapat mencapainya.
  • Membanggakan masing-masing keluarga asal.

Pasangan suami istri yang masih saling membanggakan keluarga asal masing-masing berarti belum melebur menjadi satu keluarga. Mengutip kalimat dari Bapak Prof.Dr.Ing B.J.Habibie yang pernah disampaiakn kepada istri beliau, Almh. Ibu Ainun, "Masa lalumu adalah milikmu, masa laluku adalah milikku dan masa depan kita dalah milik kita bersama." Jika diterapkan dalam kasus ini maka membawa dan membanggakan keluarga masing-masing dapat membuat jurang pemisah antara kedua pasangan tersebut. Tidak elok rasanya saling membanggakan keluarga masing-masing karena tentu akan memunculkan perasaan bersaing. Padahal rasa ingin menang dari pasangan akan sangat berbahaya jika tidak dikelola dengan baik dan hati-hati. Persaingan dan berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan akan lebih baik dari pada hanya membanggakan kejayaan dan keberhasilan yang bukan menjadi keberhasilannya. Mulai melebur dan menghargai berbagai perbedaan karakter keluarga besar menjadi lebih damai dan lebih baik dilakukan pasangan suami istri.
  • Tujuan pernikahan tidak jelas/ terlupakan

Seperti telah saya sampaikan diatas, bahwa tujuan pernikahan yang mulai kabur dan terlupakan membuat pasangan suami istri melenceng dari jalur dan upaya perwujudan cita-cita awal pernikahan. Mulailah mengingat-ingat kembali tujuan pernikahan dan membenarkan jalur yang mulai sedikit melenceng. Tetap fokus pada tujuan pernikahan akan lebih memudahkan dan menjernihkan pikiran, saat masalah datang menghadang. Dan lagi dengan mengingat tujuan pernikahan membuat pasangan lebih sabra dan kuat dalam menghadapi persoalan rumah tangga.
  • Salah menentukan parameter jodoh

Sebenarnya sudah menjadi rumus umum untuk menikahi seseorang lebih berdasarkan pada agama (akhlaknya) dari pada keelokan fisik dan kelebihan materinya. Laki-laki baik diciptakan untuk wanita yang baik, demikian pula sebaliknya. Rupawannya fisik dan berlimpahnya materi memang menjadi salah satu daya tarik seseorang yang diharapkan dapat memberikan sumber kebahagiaan. Tetapi kebaikan akhlak akan lebih kuat bertahan dalam memberikan kebahagiaan dan ketenangan seperti yang diharapkan. Kalau saya mengibaratkan mencari jodoh itu sama seperti sedang menjual barang dagangan. Jika kita ingin dibeli oleh orang yang baik (proses jual beli itu mebawa kebaikan dan kebrkahan untuk kita), maka kita harus menjual barang-barang yang baik dan membaikkan. Sama dengan mencari jodoh, jika ingin mendapatkan jodoh orang baik dan membaikkan, maka pantaskan diri untuk mendapatkannya dan tetap berada di tempat baik. Selalu!
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[EF#13] Badminton or Aerobic?

What kind of sport do I prefer to stay healthy? Hmmm … it’s interesting. BEC always make me smile when I read their challenges every weeks. The challenges burn my mind and refreshing my day. Yeay! Ok it’s enough making BEC 's team blushing hehehe. Back to the topic, actually I like sport eventhough I am not discipline enough in it *errrr … somebody please help me out of that undisciplined manner. It’s mean sometimes yes sometimes, I do sport and enjoy that activities. There are few kind of sport that I rarely do together with my family, like bicycling around the village enjoying the sunrise moment or sometimes I prefer playing badminton with my sons and the other times I choose to do aerobic. Which one that I like among them? Hmmm that's all interesting and make my day. But actually I like aerobic better than others hehehe. Why? Oh yes, because aerobic can make me moving and relaxing of course. The music that escort until the aerobic is so relaxing. Slow music and...

[EF#16] Sweet Memory from The Past

Hmmm get this challenge just turn back my memory about my grandmother. Yup, when I was a little girl, my grandmother often tell bedtime stories while for lice (there is no flea in my hair, but my grandmother always do it for me). Yes, I am so lucky that I had got that wonderful memories in my life. I am not sure, but my reading addict may be growing by that beautiful moments.  There were a lot of storytales that I have heard from my grandmother. Start from the legendary tale it is deer stealing cucumbers (Kancil Nyolong Timun), story about deer with crocodile, deer with tiger, storytale about frogs, until the story of flea. And do you know? That stories were repeated every night hahaha. Even though I have never complained about it, instead really enjoy it.  From that storytale I have learned so many things. I grow with that story affect and with that beautiful experiences. I would feel sad when one of the actors got supressions, or I became angry to someone else whose bad...

[EF#8] Dear Younger Me

Dear younger me ... how are you? I hope you always happy dan full of spirits. This time I miss you so much. I really miss your beauty smile. I don't know why? But you were so interesting, full of spirits like what i have said. Dear ... there will be a lot of things happen in the future.  Happiness, sadness and angry, you will find it. But don't worry, i will beside you to keep you on the track. Don't think to run away from that problems. You have to be stronger than you are. Why you ask me about "keep on the track"? Dear ... the biggest thing will come to you. Someone who really love you will come to propose you. He doesn't really care about who you are, where you from *like lyrics of backstreet boys song huh* So don't worry about it, and just do the right things and stay on your believe. May be you don't know this, but the right will not coming late. It will come on the right time, on the right place. So, what you should do is believe it and prov...