Langsung ke konten utama

Sebuah Paradox, Kemajuan TI dan Peningkatan Peluang Terjadinya Kejahatan

Sebuah Paradox, Kemajuan TI dan Peningkatan Peluang Terjadinya Kejahatan

Seperti dua belah mata pisau, kemajuan Teknologi Informasi dapat membawa kemajuan peradaban tapi disisi lain juga membawa dampak terhadap meningkatnya tingkat kerawanan dan kejahatan khususnya dari dunia maya. Seperti yang diberitakan akhir-akhir ini bahwa kejahatan di dunia maya meningkat 4 kali lipat dari tahun sebelumnya dan berada di urutan kedua setelah kejahatan narkoba. Tingkat kejahatan dalam dunia maya dari yang berupa penghinaan, pelecehan, penipuan sampai dengan penculikan, perkosaan dan pembunuhan. Kemudahan dalam menjangkau dan menggunakan Teknologi Informasi dalam hal ini khususnya internet menjadi salah satu pintu maraknya kejahatan di dunia maya tersebut.


Para korban kebanyakan para pengguna media social, hal ini karena media social merupakan salah satu target utama kejahatan dunia maya, disamping karena media social sudah merupakan gaya hidup dan mengarah menjadi kebiasaan. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa bahaya penipuan melalui media social telah memakan korban sebanyak 40 % pengguna media social di dunia. Dan segmentasi pelapor yang menjadi korban dunia maya (dunia cyber) pun kebanyakan dari kalangan berpendidikan dan dari kalangan menengah ke atas. Jika diamati dari penggunaan layanan social media yang tidak hanya menjadi santapan masyarakat berpendidikan dan masyarakat kelas menengah ke atas, besar kemungkinan kejahatan yang terjadi dan dialami oleh masyarakat menengah ke bawah dan kurang berpendidikan tidak dilaporkan kepada pihak yang berwajib.


Penyebab tidak dilaporkannya pengalaman kejahatan yang didapat dari dunia maya (cyber crime) bisa karena kurangnya pengetahuan, tidak sadar bahwa telah menjadi korban kejahatan atau bahkan perasaan malu jika pengalamannya diketahui orang lain. Hal ini menuntut adanya tindakan responsif dari seluruh kalangan baik akademisi, praktisi Teknologi Informasi maupun pemerintah untuk dapat mensosialisasikan peluang kejahatan dari dunia maya serta cara penanggulangan dan pencegahannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[EF#13] Badminton or Aerobic?

What kind of sport do I prefer to stay healthy? Hmmm … it’s interesting. BEC always make me smile when I read their challenges every weeks. The challenges burn my mind and refreshing my day. Yeay! Ok it’s enough making BEC 's team blushing hehehe. Back to the topic, actually I like sport eventhough I am not discipline enough in it *errrr … somebody please help me out of that undisciplined manner. It’s mean sometimes yes sometimes, I do sport and enjoy that activities. There are few kind of sport that I rarely do together with my family, like bicycling around the village enjoying the sunrise moment or sometimes I prefer playing badminton with my sons and the other times I choose to do aerobic. Which one that I like among them? Hmmm that's all interesting and make my day. But actually I like aerobic better than others hehehe. Why? Oh yes, because aerobic can make me moving and relaxing of course. The music that escort until the aerobic is so relaxing. Slow music and...

Nikah Yuk!

Ngomongin tentang nikah itu sering menimbulkan rasa sensitif dalam hati, terutama di dalam hati jomblowan dan jomblowati. Dan dulu, duluuuuu sekali ketika saya masih sebagai gadis imut yang tentu masih jomblo, saya sering merasa mupeng *agak ke iri sih sebenarnya hahaha ... *, jika ada teman seumuran yang udah nikah. Rasanya kok ajib aja gitu, masih muda tapi sudah ada yang punya, halal pula hehehe ... Karena penasaran dengan apa dan bagaimana persiapan menuju pernikahan yang barokah, maka ketika kuliah dan ada seminar pra nikah saya pun ikut serta hehehehe... Dan hasilnya saya semakin ingin menikah muda hahaha... Nah lo, kenapa? Iya, karena di seminar yang disampaikan oleh Mohammad Fauzil Adzim itu, membagi cerita tentang berbagai pernikahan muda yang tetap penuh prestasi. Oke banget kan? Contohnya ga usah jauh-jauh, Bapak yang nulis buku best seller Kupinang Engkau dengan Hamdalah ini adalah salah satu contoh bukti bahwa pernikahan di usia muda tidak akan memberi dampak buruk ba...

[EF#16] Sweet Memory from The Past

Hmmm get this challenge just turn back my memory about my grandmother. Yup, when I was a little girl, my grandmother often tell bedtime stories while for lice (there is no flea in my hair, but my grandmother always do it for me). Yes, I am so lucky that I had got that wonderful memories in my life. I am not sure, but my reading addict may be growing by that beautiful moments.  There were a lot of storytales that I have heard from my grandmother. Start from the legendary tale it is deer stealing cucumbers (Kancil Nyolong Timun), story about deer with crocodile, deer with tiger, storytale about frogs, until the story of flea. And do you know? That stories were repeated every night hahaha. Even though I have never complained about it, instead really enjoy it.  From that storytale I have learned so many things. I grow with that story affect and with that beautiful experiences. I would feel sad when one of the actors got supressions, or I became angry to someone else whose bad...